Atasi dan Turunkan Angka Stunting Prioritas Wali Kota Tangjungbalai di 2023

oleh
Wali Kota Tanjungbalai, H Waris Tholib,S.Ag,MM bersama pejabat Forkopimda foto bersama di acara pemberian Tali Asih Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Tanjungbalai pada hari Kamis (9/3) sore lalu. Sementara (bwah) Wali Kota saat menyerahkan tali asih kepada para ibu. (Ignatius Siagian/Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Wali Kota Tanjungbalai, H Waris Tholib,S.Ag,MM, sangat memberikan perhatian terhadap masalah stunting atau gizi buruk pada anak.

Oleh sebab itu, Pemko Tanjungbalai melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menjadikan upaya penurunan stuntung salah satu program prioritas di tahun 2023.

Untuk mendukung hal itu, DPPKB Kota Tanjungbalai pun menyelenggarakan kegiatan pemberian Tali Asih Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Tanjungbalai pada hari Kamis (9/3) sore lalu.

BACA JUGA..  Komisi I DPRD Langkat Terima Mahasiswa, Bahas Dugaan Perambahan Hutan Lindung

Menurut H WarIs, dalam upaya percepatan penurunan jumlah penderita stunting khususnya di Kota Tanjungbalai, dibutuhkan keterlibatan dari semua pihak dan salah satunya melalui prigran Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS). Dan saat ini, sebanyak 43 orang anak Stunting yang ada di Kota Tanjungbalai sudah punya Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).

Adapun yang menjadi bapak/ibu asuh dari ke 43 orang anak stunting Kota Tanjungbalai itu adalah Wali Kota, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli, para Pimpinan OPD dan Camar se Kota Tanjungbalai.

BACA JUGA..  Dugaan Kekerasan Terhadap Bayi di Deli Serdang, LPA: Ini Kegagalan Perlindungan Anak

“Hal ini merupakan salah satu strategi dan program dari Pemko Tanjungbalai dalam mempercepat penurunan angka stunting sekaligus mendukung program Pemerintah Pusat sebagaimana dengan Instruksi dari Presiden Joko Widodo kepada seluruh Kepala Daerah untuk fokus terhadap penurunan angka stunting dan pencerahannya,” ujar Wali Kota Tanjungbalai, H Waris Tholib.

Wali Kota Tanjungbalai ini berharap, dengan adanya program bapak/ibu asuh anak stunting tersebut akan dapat memberikan kontribusi bagi penurunan angka stunting di Kota Tanjungbalai.

BACA JUGA..  Jihad Melawan Narkoba Tema Tablig Akbar UAS di Langkat

“Bismillah, niat kita melalui upaya upaya pencegahan yang dilakukan itu, akan mampu menarik perhatian dari seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi menjadi bapak ibu asuh bagi anak stunting. Ditambah dengan adanya program ini, maka anak stunting dapat memperoleh perhatian guna meningkatkan gizi dan kesehatan serta kendala lainnya.
Insha Allah, semua perhatian dan dukungan tersebut akan sangat membantu terhadap penanganan kasus stunting khususnya di Kota Tanjungbala,” harap Wali Kota Tanjungbalai ini. (*)

Reporter: Ignatius Siagian
Editor: Maranatha Tobing