Warga Kembali Diingatkan Tidak Buang Sampah Sembarang

oleh
Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Golkar, M Rizki Nugraha SE, saat  sosialisasi Perda Kota Medan No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Sakti Lubis Gg Tukang Besi, Lingkungan XI, Kelurahan Sititejo, Kecamatan Medan Amplas, Senin (31/10) siang. (Budi Hariadi/Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Musim hujan yang melanda Kota Medan menjadi perhatian khusus bagi banyak pihak. Pasalnya, tingginya curah hujan di penghujung tahun ini dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya banjir di Kota Medan seperti yang biasa terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

Untuk itu, warga Kota Medan diminta untuk lebih disiplin dalam menjaga kebersihan drainase dan sungai di Kota Medan. Salah satunya, dengan tidak membuang sampah secara sembarangan.

Hal ini diungkapkan Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Golkar, M Rizki Nugraha SE, saat menggelar sosialisasi produk hukum daerah Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Sakti Lubis Gg Tukang Besi, Lingkungan XI, Kelurahan Sititejo, Kecamatan Medan Amplas, Senin (31/10) siang.

BACA JUGA..  DPRD Medan Minta PUD Pembangunan Harus Lincah Cari PAD

“Mohon agar tidak membuang sampah sembarangan, jaga kondisi drainase dan sungai kita. Saat ini Kota Medan memasuki musim hujan, artinya potensi terjadinya banjir cukup besar,” ucap Rizki Nugraha dihadapan perwakilan Kecamatan Medan Amplas, Lurah Sitirejo II, dan ratusan warga yang hadir.

Dikatakan Rizki Nugraha, saat ini Pemko Medan tengah serius dalam menyelesaikan masalah banjir di Kota Medan, salah satunya dengan memperbaiki infrastruktur yang dapat mengalirkan debit air dalam jumlah yang besar, yakni fokus dalam membangun drainase-drainase.

BACA JUGA..  Tarif Parkir Diprotes, DPRD Medan Telusuri Keluhan Pedagang

“Anggaran yang digelontorkan untuk membangun drainase di Kota Medan tidak kecil, jumlahnya mencapai ratusan miliar. Kita harus mendukung upaya pemerintah ini dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Selanjutnya, Rizki juga meminta setiap kepala lingkungan (kepling) agar terus aktif dalam menjaga kebersihan di lingkungannya masing-masing. Salah satunya dengan kembali mengaktifkan kegiatan gotong royong dan berkoordinasi dengan pihak Kelurahan dan Kecamatan guna memastikan sampah-sampah diangkut secara rutin dan teratur.

BACA JUGA..  Rico Waas Tekankan Optimalisasi Aset BUMD, Dorong Transparansi dan Sinergi Investasi

“Kepada masyarakat, tolong dibantu keplingnya agar dapat bekerja secara maksimal dalam menjalankan tugas-tugasnya. Masyarakat dan kepala lingkungan harus bisa berkolaborasi,” pungkasnya. (*)

Reporter: Budi Hariadi
Editor: Maranatha Tobing