Gawat! 3 Polisi Nyambi Rampok, Modus Beli Motor Lewat Medsos

oleh
Seorang pelaku yang sempat terekam oleh kamera ponsel korban saat beraksi.(MANGAMPU SORMIN/PosmetroMedan.com)

PosmetroMedan.com – Gawat! Tiga personel Satuan Sabhara Polrestabes Medan berinisial H, B dan A, menyambi jadi perampok. Modusnya membeli sepeda motor lewat media sosial (medsos) Facebook.

Dalam menjalankan aksinya, mereka melibatkan dua orang lainnya. Sepak terjang mereka terungkap pasca gagal menggasak motor milik korban di Kampung Lalang, Sunggal, Kota Medan, Rabu 5 Oktober 2022 lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa menjelaskan, selain ketiga oknum tersebut, pihaknya juga telah menangkap seorang sipil dan masih memburu satu orang lagi.
Fathir menjelaskan tiga oknum polisi ini sudah berada di sel khusus, untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Ketiganya sudah berada di Patsus, nantinya akan menjalani proses baik itu kode etik maupun pidana,” ujarnya.

BACA JUGA..  Polres Simalungun Bongkar Perdagangan Satwa Dilindungi, 30 Kg Sisik Trenggiling hingga Kulit Beruang Madu Disita

Diketahui, dalam aksinya komplotan pencuri ini menjaring korbannya yang menjual sepeda motor di Facebook. Pelaku lantas menghubungi korban yang menjual kendaraannya untuk bertemu (COD).

Nah, saat bertemu para pelaku ini lalu menuduh kendaraan korban bermasalah (surat tidak lengkap). Salah seorang oknum polisi lalu mengancam membawa motor korban ke kantor polisi.

“Ketiga oknum polisi ini bersama dua rekannya mencoba merampok seorang warga Deliserdang bernama Benny Sembiring di Kampung Lalang, Sunggal, Kota Medan Rabu 5 Oktober lalu,” ujar Fathir.

Saat itu Benny membuat janji bertemu dengan seseorang bernama Kirana untuk COD jual beli motor yang diiklankan di media sosial. Mereka berkomunikasi melalui WhatsApp untuk bertemu di TKP.

BACA JUGA..  3 Wanita Gagal Kirim 9 Kg Sabu dan 800 Pieces Vape Narkoba ke Medan

Benny pun datang ke lokasi yang disepakati dengan membawa motor bersama istri dan anaknya. Setiba di lokasi kejadian, dia didatangi dua orang pria yang membawa motor.

Mereka mengaku orang yang akan membeli motor milik Benny. Keduanya lalu meminta kunci motor untuk mengecek kondisi mesin sembari mengecek surat-surat.

Namun tak berselang lama, tiba-tiba ada yang datang dengan mengendarai mobil Innova hitam. Ada tiga orang di dalam mobil dan terdengar seorang pria mengaku mereka polisi dari Polda Sumut.

Mereka kemudian mencoba merampas motor korban dengan dalih bermasalah dan akan membawanya ke Mapolda Sumut. Curiga dengan gerak-gerik orang-orang yang mengaku polisi, Benny kemudian mematikan mesin dan mencabut kunci motornya.

BACA JUGA..  Curi Lembu Naik Fortuner, Pasutri Dimassa di Langkat

Dia lalu sempat dirangkul para pelaku dan akan dimasukkan ke dalam mobil. Namun Benny melawan dan mengatakan akan menghubungi rekannya yang merupakan seorang polisi di Polda Sumut.

Benny sempat menghidupkan ponsel dan mengarahkan kameranya kepada para pelaku. Ternyata para pria itu langsung kabur dan membawa kunci motor serta STNK-nya.

Istrinya yang sedang menggendong anak coba menghentikan mobil tersebut, namun keduanya malah terpental sekitar 5 meter hingga mengalami luka-luka. Atas kejadian itu korban lantas membuat laporan pengaduan, hingga akhirnya kasus ini berhasil diungkap.(*)

  • REPORTER: Mangampu Sormin
  • EDITOR: Hiras Budiman