Pelaku Penembakan Pendeta Fernando Tambunan Ditangkap

oleh
Korban penembakan Pendeta GSJA, Fernando Tambunan masih terbaring di rumah sakit. (Internet/Posmetromedan.com)

POSMETROMEDAN.com – Pelaku penembakan Pendeta Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Fernando Tambunan telah berhasil diungkap dan ditangkap Polresta Deliserdang.

Pelaku seorang pria berinisial ZB  diamankan Polisi pada Jumat (1/7/2022) siang kemarin dari salah satu bengkel sepeda motor.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa penembakan tersebut dialami sang pendeta di rumahnya di Perumahan Victory Land, Desa Jaharun A, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, beberapa hari lalu.

BACA JUGA..  Dikejar Polisi, Pelaku Curanmor Jatuh ke Jurang

Terkait penangkapan seorang terduga pelaku terkait kasus penembakan pendeta GSJA itu, Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji SIK, MH, membenarkannya dan saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan atas kasus tersebut.

“Masih dikembangkan ya. Kalau sudah lengkap akan dirilis. Yang terpenting pelaku sudah ditangkap,” ujarnya, Sabtu (2/7/2022).

Sebelumnya, kasus penembakan pendeta GSJA Fernando Tambunan terjadi saat ia sedang berada depan di teras rumahnya bersama istrinya.

BACA JUGA..  3 Wanita Gagal Kirim 9 Kg Sabu dan 800 Pieces Vape Narkoba ke Medan

Korban tiba- tiba merasakan sakit di bagian dada dan melihat darah mengucur deras. Korban bersama istrinya langsung ke klinik terdekat untuk berobat, tapi karena cukup parah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Drs Amri Tambunan dan diketahui korban mengalami luka tembak diduga berasal dari senjata jenis senapan angin.

Berbagai prediksi ditemukan salah satunya pelaku penembakan diduga berasal dari atas bukit kecil kebun kelapa sawit dan semak belukar yang berjarak lebih kurang 15 meter dari rumah korban.

BACA JUGA..  Curi Lembu Naik Fortuner, Pasutri Dimassa di Langkat

Sementara korban saat ini sudah sedikit membaik meski pihak rumah sakit Drs Amri Tambunan sempat dua hari belum mengeluarkan peluru senapan yang bersarang di dada korban.

Kabar terakhir korban dibawa ke RS Adam Malik Medan guna operasi pengeluaran peluru di dadanya. (*)

Reporter: Demson Tambunan/Erwin Sitorus
Editor: Maranatha Tobing