Humas PT Pulo Padang Sawit Permai Sebut Penghadangan Karena Ada Provokasi

oleh
Truk pengangkut CPO milik perusahaan PKS PT PPSP dihadang sejumlah oknum masyarakat. (Afriandi/Posmetromedan.com)

POSMETROMEDAN.com – Sejumlah oknum masyarakat kembali menghadang truk pengangkut CPO milik perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Pulo Padang Sawit Permai (PPSP), pada Rabu sore (20/7/2022).

Melihat aksi tersebut, Humas Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. PPSP H.Mahmudin menyebut aksi penghadangan warga terhadap truk CPO milik perusahaan tidak murni tapi karena ada provokasi.

“Aksi penghadangan itu tidak murni dari warga. Kemudian itu juga karena ada provokasi,” katanya.

BACA JUGA..  PKL Pasar Sore Batang Kuis Jadi Penyebab Rutin Kemacetan, Kasatpol PP : Kita Tertibkan

Dia menjelaskan, karyawan yang bekerja di PKS itu berasal dari warga Kelurahan Pulo Padang. Bekerjanya warga disana menandakan bahwa warga mendukung kehadiran PKS karena menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran.

“Warga yang mana. Karyawan kita adalah warga Kelurahan Pulo Padang.  Silahkan saja di cek ke lapangan,” katanya.

Menurut Mahmuddin, dengan menyerap tenaga kerja, berarti kehadiran PKS membawa manfaat secara ekonomi buat warga. Selain itu dampak pertumbuhan  ekonomi lainnya juga akan terjadi disana.

BACA JUGA..  Bupati JTP Hutabarat: Perempuan Adalah Fondasi Keberhasilan Keluarga dan Pembangunan

Kemudian, perusahaan akan ikut berkontribusi untuk pembangunan disana melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“Dana CSR dari perusahaan tentunya dapat digunakan untuk pembangunan di bidang pendidikan, sosial maupun infrastruktur,” ujarnya.

Atas dasar itu, Mahmudin menilai bahwa aksi penghadangan bukan murni melainkan karena ada yang melakukan provokasi. Dia pun meminta agar aparat kepolisian bertindak tegas.

BACA JUGA..  Mendagri Apresiasi Sumut Bantu Hibah Rp260 Miliar Ke Aceh

“Saya berterima kasih kepada aparat kepolisian dari Polres Labuhanbatu yang kemarin bertindak cukup baik dan profesional dalam menangani penghadangan truk kami oleh warga. Kami juga berharap agar orang yang melakukan provokasi ditindak tegas” tutupnya. (*)

Reporter: Afriandi
Editor: Maranatha Tobing