Golkar Menang, Airlangga Presiden Bergema di Danau Siais Tapsel

oleh
Halal Bi Halal DPD Partai Golkar Tapsel yang menggenakan ungkapsn, 'Golkar Menang', 'Airlangga Hartarto, Presiden' dan 'Musa Rajekshah, Gubernur Sumut' bergema di Danau Siais, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Ist/Posmetromedan) 

POSMETROMEDAN.com – Golkar Menang, Airlangga Hartarto Presiden dan Musa Rajekshah Gubernur Sumut. Teriakan itu bergema di Danau Siais, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Ungkapan ketiga diatas menjadi ‘yel yel’  semangat serta tekad dari Keluarga Besar DPD Partai Golkar Tapsel, yang digaungkan pada kegiatan Halal bi halal sekaligus konsolidasi internal partai, bersama Wakil Ketua Wantim Golkar Sumut Syahrul M Pasaribu, Rabu (1/6) lalu.

Hadir pada acara itu, Ketua DPD Partai Golkar Tapsel, Rahmat Nasution bersama delapan anggota Fraksi Golkar DPRD Tapsel antara lain Ali Adenan, Andesmar, M Rawi Ritonga. Selain itu juga hadir  pengurus inti di 15 kecamatan serta pengurus Hasta Karya.

Syahrul M Pasaribu yang juga Penasehat KAHMI Sumut ini mengatakan, menjelang tahun politik tahun 2024, suhu politik mulai menghangat. Telah mulai membicarakan pemilihan umum dan berbagai pencalonan baik di legislatif maupun eksekutif.

BACA JUGA..  Bobby Nasution Bermalam Bersama Ribuan Pramuka, Api Unggun Kobarkan Semangat Jamdasu XI

Terkait pemilu serentak mendatang dari kajian dan prediksi Syahrul,  Golkar sangat  berpotensi memenangkan pemilihan disemua tingkatan (pemenang pemilu).

Alasannya sambung Ketua Dewan Pakar BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim) Tapsel yang beranggotakan lebih kurang 26 ribu jemaah ini, karena suasana yang sejuk dan kompak diinternal Partai Golkar serta  tidak ada incumbent bertarung di Pilpres 2024 yang akan datang.

“Kursi Presiden sangat berpotensi direbut Golkar dari prediksi tiga pasangan calon di Pemilu 2024 mendatang. Sesuai hasil Munas Golkar kemarin, Airlangga Hartarto ditetapan sebagai calon presiden 2024. Peluang Ketua Ijeck menjadi Calon  Gubernur Sumut juga terbuka lebar,” terangnya.

H Syahrul M Pasaribu yang Ketua Pembina KTNA Tapsel itu menyebut, partai Golkar bakal menjadi mayoritas menempati anggota legislatif di semua tingkatan dari pusat hingga daerah. Tentunya, pada pemilu 2024, peluang Golkar menjadi nomor wahid atau ‘the winner’ cukup besar.

BACA JUGA..  Pemkab Samosir Bersama Yayasan Bitra Perkuat Kelembagaan Pengelola PATS Sibonor Ompu Ratus

“Yakin lah saudara sekalian, sesuai motto ‘Suara Rakyat Suara Golkar’. Apabila soliditas partai terus terjaga dan konsolidasi organisasi terus dilaksanakan disemua tingkatan secara intens, Golkar bakal  kembali juaranya. Sekaligus mengulang sejarah pada masa lalu, Golkar  menjadi pemenang pemilu seperti tahun 2004 yang lalu,” ungkaonya mantap, dan disambut tepuk tangan riuh yang hadir.

Sementara Ketua DPD Partai Golkar Tapsel Rahmat Nasution menyampaikan selamar datang dan terimakasih atas kehadiran Wakil Ketua Wantim Golkar Sumut Syahrul M.Pasaribu.

“Kehadiran Bang Syahrul sebagai Wakil Ketua Wantim Golkar Sumut yang memberi motivasi, menambah semangat bagi kader Golkar,” sebutnya.

Disisi lain Rahmat berharap agar Syahrul terus berjuang mendaratkan program dari pusat dan propinsi ke bumi Tapsel seperti pembangunan koridor Jalan Nasional pantai barat Batangtoru-Rianiate-Aek Rambe-Singkuang yang sedang dikerjakan saat ini dengan anggaran Rp158 M lebih telah meningkatkan citra partai golkar ditengah masyarakat Tapanuli Selatan khususnya di Kecamatan Angkola Sangkunur bahkan berdampak positif terhadap Golkar di Kecamatan Muara Batanggadis Madina.

BACA JUGA..  Bobby Nasution Berharap Alokasi TKD Sumut Tahun 2027 Tetap Setara 2026

“Di kesempatam ini kami minta Bang Syahrul bersedia menjadi calon anggota DPR RI. Karena dengan demikian harapan Golkar  kembali nomor satu memimpin Legislatif Tapsel ke depan dapat terwujud,” ujarnya.

Lebih jauh Syahrul dan Rahmat senada menyeru seluruh kader Golkar Tapsel untuk tidak bosan berjuang merebut hati konstituen dan selalu dekat dengan rakyat dalam hal sekecil apapun.

“Menjadi pemimpin itu harus dekat dengan rakyat. Bangun komunikasi aktif dengan masyarakat. Peka terhadap situasi dan kondisi yang ada. Jangan pernah berhenti  berkonsolidasi serta ikuti perkembangan dan regulasi politik agar tidak tertinggal,” tambah Syahrul, yang juga tokoh masyarakat Sumut ini. (*)

Reporter: Amran Pohan
Editor: Maranatha Tobing