Tukang Cuci Bus Luar Kota Ditemukan Meninggal Dunia di Doorsmer SM Raja

oleh
Seorang pria yang biasa dipanggil Safari ditemukan meninggal dunia di lokasi doorsemer bus luar kota, di Jalan Sisingamangaraja, KM 6,5. (Oki Budiman/Posmetromedan)

POSMETROMEDAN.com – Tukang cuci bus luar kota meninggal dunia. Pria paruh baya tanpa identitas itu ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah bangunan kecil di lokasi doorsemer di Jalan Sisingamangaraja, KM 6,5, Kamis (31/3) pukul 11.00 WIB.

Pria malang biasa dipanggil Safari yang diperkirakan berusia sekitar 55 tahun itu awalnya ditemukan masyarakat setempat. Selanjutnya dilaporkan ke Polsek Patumbak.

Selanjutnya, Kapolsek Patumbak Kompol Faidir memerintahkan Kanit Reskrim AKP Ridwan untuk melakukan penyelidikan atas informasi itu.

Kemudian dari Kanit Reskrim bersama Panit Iptu Harles Gultom dan Panti Ipda Yusuf Dabutar serta pikat Reskrim Polsek Patumbak meluncur ke lokasi yang dimaksud.

BACA JUGA..  Pria Dua Istri di Deli Serdang Ditemukan Tewas Gantung Diri

“Dan benar adanya informasi dari masyarakat yg menerangkan ada sesosok mayat laki – laki terbaring di sebuah bangunan kecil di samping doorsmer Bus Luar Kota.” Kata Kompol Faidir, Kamis (31/3) sore.

Setelah itu, Kanit Reskrim AKP Ridwan kemudian menghubungi Team Inafis Polrestabes Medan untuk dilakukan pemeriksaan pada mayat tersebut.

“Dan dari hasil pemeriksaan yang di lakukan oleh tim Inafis menerangkan bahwa tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban (Safari) selanjutnya korban diboyong ke Rumah Sakit Bhayangkara Poldasu guna di lakukan outopsi terhadap mayat tersebut,” jelas Faidir lagi dalam siaran persnya.

BACA JUGA..  Pria Misterius Ditemukan Tewas di Parit, Identitas Masih Gelap!

Para saksi-saksi yang ada di seputaran TKP menerangkan bahwa korban sudah lama kerja di lokasi doorsmer tersebut. Dan korban ada menderita penyakit jantung menahun dan tidak pernah berobat karna kekurangan biaya berobat.

Dan para saksi serta warga yang ada di seputaran doorsmer tersebut menerangkan bahwa mereka kenal korban karna keseharian nya menyuci bus yang datang dari luar kota.

“Para saksi dan warga sekitar tidak mengetahui kelurga serta alamat pastinya di mana korban tinggal karna korban sering tidur di bangunan tersebut serta korban orangnya tertutup,” terang salah satu warga.

BACA JUGA..  Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Pengendara Sepeda Motor di Lubuk Pakam

Setelah selesai melaksanakan kegiatan  tentang informasi penemuan mayat tersebut, selanjutnya Kanit Reskrim AKP Ridwan melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kapolsek Patumbak.

“Apabila ada masyarakat yang mengenal dan keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar sesegera mungkin datang ke RS Bhayangkara Polda Sumatera Utara. Guna dibuatkan proses penyerahan mayatnya kepada pihak keluarga,” tutup Kompol Faidir. (*)

Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing