Jelang Pilkades, Masyarakat Akui Kinerja Kepdes Petahana Tidak Memuaskan

oleh
Satu unit mobil mengangkut hasil panen warga terperosok ke dalam lubang di jalan alternatif menuju Desa Parangguam. (Sutrisno/Posmetro Medan)

POSMETROMEDAN.com – Jelang Pemilihan kepala desa (Pilkades) di Desa Parangguam, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, masyarakat desa menilai bakal berjalan seru. Pasalnya, warga menilai kinerja kepala desa mereka saat ini belum maksimal khususnya soal jalan.

Khususnya soal jalan alternatif menuju Desa Parangguam. Jalan itu saat ini sudah hancur lebur. Masyarakat sangat sulit bila melintas disana.

Saat ini, jalan tersebut menjadi jalur utama bagi masyarakat untuk keluar masuk ke desa mereka. Lebih parahnya lagi, warga sangat kesusahan bila mau menjual hasil bumi dari ladang.

Selain susah mengangkut panen hasil bertani, masyarakat juga harus ekstra hati-hati saat membawa bahan-bahan pokok kebutuhan keluarga.

BACA JUGA..  Judi Dadu Putar Libatkan Oknum TNI di Bangun Purba Hanya Opini

Seperti di dalam foto, kondisi jalan sangat tidak layak lagi untuk dilalui. Sepanjang jalan dipenuhi lubang. Lebih parah lagi kalau musim penghujang. Lubang itu dipenuhi lumpur.

Pantauan wartawan di lokasi, Selasa (22/2/2022) kemarin, masyarakat disana mengaku kecewe dengan kinerja kepala desa yang masih memimpin saat ini.

“Inilah kondisi jalan kami yang hancur lebur, tah sampai kapan kami warga yang ada di sini bisa menikmati jalan yang bagus seperti desa lain. Kalau ditanya, kami cukup iri dengan desa lain, di mana jalan mereka bagus semua. Tapi mengapa jalan menuju desa kami hancur lebur seperti ini,” kesal Bapak paruh baya yang tidak mau dicatut namanya.

BACA JUGA..  Bupati Tapanuli Utara Pimpin Verifikasi dan Pengundian 70 Unit Hunian Tetap 'Kampung Parsaoran Nauli' Adiankoting

“Dek, kalau nama jangan disebut, pasalnya mau pemilihan kepala desa hal ini cukup sensitif. Kalau memang kepala desa yang lama mau dipilih kembali dia harus berbuat yang lebih baik lagi pasalnya dia sudah menjabat dua priode namun kalau saya nilai belum maksimal. Heran juga saya lihatnya, biarlah kami warga nanti yang berbuat layak atau tidaknya baik yang baru atau yang lama untuk kepala desa Nantinya,” ujar si sumber.

BACA JUGA..  Paskah Oikoumene 2026 Digelar di Pelosok Samosir, Bupati Tekankan Pelayanan hingga Daerah Terpencil

Sementara di tempat berbeda, saat Posmetro Medan mengkonfirmasi kondisi jalan dan keluhan warga, Kepala Desa Parangguam Sentosa Sitepu, mengaku kalau selama ini dia telah bekerja untuk perbaikan jalan itu.

Sentosa Sitepu mengaku telah menimbun jalan menggunakan sertu. Namun selalu rusak kembali akibat curah hujan. Timbunan sertu hanyut terbawa air, pasalnya kondisi jalan tidak ada lening paritnya.

“Sudah saya siram pakai sertu namun jika akibat curah hujan yang cukup tinggi sertu yang s curahkan ke badan jalan hanyut terbawa air,” singkatnya. (*)

Reporter: Sutrisno
Editor: Maranatha Tobing