Kebakaran 16 Kios di Pangaribuan, Labfor Poldasu Turun Tangan

oleh
Tim Lafbor Poldasu memeriksa puing (abu) kios yang dilahap si jago merah beberapa hari lalu, di Pangaribuan Tapanuli Utara. (Humas Polda for Posmetro Medan)

POSMETROMEDAN.com – Kebakaran menghanguskan 16 kios di Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), hingga melibatkan tim Labfor (Laboratorium Forensik) Polda Sumut untuk menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran tersebu.

Selain 16 kios, 1 gudang dan 2 unit kamar mandi di Pasar Tradisonal Pangaribuan, Desa Pakpahan, Kecamatan Pangaribuan, Tapanuli Utara pada Jumat (14/1/2022) lalu, ikut ludes.

“Tim yang dipimpin Kompol Supriedi Hasugian tiba di lokasi pukul 10.00 WIB, didampingi Tim Inafis Polres Taput dan Polsek Pangaribuan, langsung melakukan oleh TKP serta meminta keterangan para saksi serta mengumpulkan barang bukti berupa sisa-sisa bangunan yang terbakar,” kata Kapolres Taput AKBP Ronald Sipayung.

BACA JUGA..  Kios Pedagang Minyak di Pasar Bakaran Batu Ludes Terbakar, Kerugian Jutaan Rupiah

Ronald Sipayung mengatakan Tim Labfor Polda Sumut diturunkan guna mempermudah penyelidikan kepolisian, untuk mengetahui penyebab kebakaran kios tersebut.

Menurut Ronald, Tim Labfor Polda Sumut sudah dilengkapi dengan sarana dan prasarana, berupa alat yang memadai dan juga keahlian person untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut. “Sehingga Polres Taput meminta bantuan dari mereka, dan saat ini mereka masih di TKP,” jelasnya.

BACA JUGA..  Pedagang Celana Keliling Ditemukan Meninggal Mendadak

“Dari hasil olah TKP oleh Tim Labfor Polda Sumut, nanti kita bisa mengetahui apa yang menyebabkan terjadinya kebakaran tersebut. Setelah mereka selesai membuat suatu rumusan dari hasil olah TKP, hasilnya akan dikirimkan kepada kita,” sambung Ronald.

“Soal waktu lamanya hasil yang dikeluarkan oleh tim Labfor, kita sama-sama menunggu dan hasilnya nanti akan kita informasikan,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di pasar tradisional Pangaribuan itu sejak pukul 15.00 WIB pada Jumat pekan lalu.

Kencangnya angin penyebab api tak bisa dihempang warga yang berupaya memadamkan api seadanya, sehingga sijago merah melahap satu persatu bangunan kios pedagang tersebut, hingga kemudian api bisa dipadamkan setelah Damkar Pemkab Taput tiba di lokasi.

BACA JUGA..  Terjatuh di Depan Kantor Disdik Medan, Driver Ojol Tewas Mendadak

Sebelumnya, sejumlah warga di lokasi mengetahui kepulan asap dan api muncul dari salah satu kios. “Kerugian akibat kebakaran kios tersebut sekitar 500 juta rupiah, dan 12 pedagang kehilangan lapak berjualannya,” kata Kasi Humas Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing, Jumat lalu. (*)

Reporter: Oki Budiman
Editor: Hiras Situmeang