Lagi! Laporan Keuangan Tebingtinggi Raih WTP

oleh -93 views
WTP: Pemko Tebingtinggi menerima penghargaan WTP dari Kemenkeu RI atas pelaporan keuangan tahun 2020.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com-Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi menerima penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementrian Keuangan (Kemenkeu) RI atas pelaporan keuangan tahun 2020.

Penghargaan diberikan oleh Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tebingtinggi, Anonom Cony Fetti Sitinjak di Ruang Kerja Balai Kota, Selasa (19/10/2021).

Wali Kota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan menerima langsung penghargaan itu.

Wali Kota menyampaikan terimakasih atas capaian penghargaan WTP yang diterima Pemko Tebingtinggi dan menjadikannya sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja.

“Terimakasih atas kunjungan bapak. Kami nyatakan ini sebagai salah satu menambah motivasi kami untuk meningkatkan kinerja kami. Continue improvement akan dilakukan terus menerus dengan support pemerintah pusat,” kata Wali Kota.

BACA JUGA..  Dandim 0204 DS Hadiri Puncak Peringatan HUT PGRI Ke-76

“Apa yang bapak sampaikan, walau sudah mendapat WTP, bukan berarti kita clean and clear, maka kami selalu melakukan penelahaan dan introspeksi dan kepada internal dilakukan pengawasan dan pengendali dari Inspektorat,” sambungnya.

Sementara, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tebingtinggi Kemenkeu RI, Anonom Cony Fetti Sitinjak mengucapkan terimakasih kepada Pemko Tebingtinggi yang sudah mendapat WTP 4 kali berturut-turut.

BACA JUGA..  PWRI Langkat di Lantik, Siap Bersinergi Bersama Pemerintah

“Pada kesempatan ini, atas kerja keras bapak/ibu OPD mendapat penghargaan dimana saat penyampaian laporan keuangan kota Tebingtinggi telah sesuai dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tutur Cony.

“Opini WTP yang sudah disampaikan harus bisa dipertahankan, bahkan lebih baik lagi pada tahun-tahun berikutnya,” sambungnya.

Namun, beliau juga menjelaskan bahwa WTP bukan sebuah jaminan bahwa sebuah daerah sudah bersih ataupun terbebas dari korupsi. Anggaran yang besar pastinya juga membutuhkan pertanggungjawaban yang besar.

BACA JUGA..  Bupati Nias Barat Buka Sosialisasi Program PTSL Tahun 2022

“Opini WTP bukan menjamin bahwa kita sudah bersih dari namanya korupsi karena di dalam opini WTP, tidak ada ketentuan sudah bersih atau tidak melakukan korupsi, Maka kita juga harus menjauhi korupsi,” sebutnya.

“Kita diberi anggaran yang besar, maka kita pertangungjawabkan lebih besar lagi. Menjadi tanggungjawab kita demi kesejahteraan masyarakat kita yang ada di Kota Tebingtinggi. Ini arahan Kemenkeu kepada Pemerintah Daerah,” pungkasnya.(mag-1)

 

 

EPAPER