Sosialisasi Pendataan Keluarga Pakpak Bharat

oleh

POSMETROMEDAN.com-Persoalan stunting mendapatkan perhatian yang serius dari Pemerintah Pusat. Oleh sebab itu BKKBN sebagai Lembaga Pemerintah Nonkementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Kesehatan.

Dalam hal ini BKKBN diberikan mandat oleh presiden Republik Indonesia, untuk memegang kendali terhadap percepatan penurunan angka stunting di indonesia. Dimana BKKBN memiliki target penurunan angka stunting hingga 14% di tahun 2024.

Hal ini mejadi perhatian khusus dari anggota Komisi IX DPR RI Delia Pratiwi br Sitepu, SH. Dia menghadiri langsung kegiatan sosialisasi yang diadakan di Pakpak Bharat, beberapa waktu lalu.

Pada kegiatan sosialisasi tersebut Bapak SOFYAN RANGKUTI SE, MAP KABID KBKR PERW. Memberikan penjalasan tentang kegitan yang sedang berlangsung.

“Kami akan megumpulan dan mengola data menggunakan formulir F/I/PK/21 dilakukan di tingkat kecamatan dengan memanfaatkan Balai Penyuluhan dan Pengumpulan Data dengan menggunakan Smartphone dengan input data langsung oleh kader mengunakan aplikasi berbasis smartphone,” ucapnya.

BACA JUGA..  Kapolresta Deli Serdang Tinjau Situasi Bandara Kualanamu

Kegiatan ini terlaksana serentak pada tanggal 1 April hingga 31 Mei 2021 di seluruh wilayah Indonesia. Setiap tahunnya dilakukan pemutakhiran Data Keluarga Indonesia per tanggal 31 Mei 2021.

Sumatera Utara hanya mencapai 68,93% dari target (posisi 11 Nasional) dan Pakpak Bharat menjadi satu-satunya kabupaten yang selesai mendata 100% target keluarganya di tanggal 31 Mei 202.(bbs)

BACA JUGA..  Pemkab Tapanuli Utara Optimalkan Kinerja dan Pelayanan Publik