PSDKU IPB di Palas Diambang Tutup

oleh -250 views
Gedung praktikum PSDKU IPB kini tidak terawat. (parningotan)

POSMETROMEDAN.com – Nasib Program Studi Diluar Kampus Utama Institut Pertanian Bogor (PSDKU IPB) di Kabupaten Palas, kini diambang tutup. Pasalnya, Pemkab Palas ditengarai tidak sanggup membiayai PSDKU tersebut.

Dimana, sejak Pemkab Palas menjalin MoU dengan pihak IPB pada 2017 lalu, hanya dua angkatan saja yang ada. Periode dua tahun berturut penerimaan mahasiswa baru. Pada tahun selanjutnya hingga saat ini perlahan redup, seolah mati suri.

Amatan wartawan, gedung kampus yang berlokasi di Padang Luar Sibuhuan itupun sudah berganti kulit. Bukan lagi gedung perkuliahan PSDKU IPB. Kini sudah menjadi kampus baru yang berbeda.
Bahkan, gedung dan lahan praktek disebelahnya tidak terawat. Padahal, gedung tiga ruangan ini, serta jalan dilokasi praktek dibangun dari APBD. Kini ditumbuhi semak belukar, dan tertinggal.

BACA JUGA..  Program Menuju Birokrasi Bersih Akan Diterbitkan Kempan RB

Yenni Nurlina Siregar, salah seorang penanggung jawab terhadap PSDKU IPB Palas ini menyebut, Pemkab Palas tidak lagi mengalokasikan anggaran untuk keberlangsungan PSDKU tersebut. Itu manjadi alasan PSDKU IPB Palas akan tutup.

“Tidak ada ditampung anggarannya, selama ini yang ditampung hanya sebatas biaya beasiswa dan perkuliahan,” jelas perempuan yang kini menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ini saat dijumpai diruangannya, Rabu (25/8) kemarin.
Tidak jauh berbeda dengan Yenni Nurlina, Moris Syarkawi selaku koordinator penanggung jawab PSDKU IPB ini menjelaskan, MoU Pemkab Palas ada dua, salah satunya membangun kerjasama hingga batas 2020. Dan MoU kedua yakni membiayai putra-putri Padang Lawas yang berprestasi.

BACA JUGA..  Jalan Penghubung 2 Kecamatan Rusak Parah, Pemkab Langkat Segera Lakukan Pengerasan

“Kenapa Pemkab Palas tidak melanjutkan MoU ini, karena terbentur pada peraturan baru Kemendik Risti yang lahir pada periode kedua bapak Jokowi ini,” tukas Moris.

Yakni sambungnya, mengharuskan PSDKU berstandar ke kampus pusat. Mulai metode perkuliahan, sarana fasilitas Lab, ruang praktikum dan lainnya. Pemkab Palas tidak mampu mengikuti standar tersebut.

“Malah, menurut saya sarana praktikum yang ada di PSDKU kita, tidak lebih dari 20 persen. Masih jauh. Pemkab Palas tidak sanggup mengikuti standar mereka,” terang Moris yang juga jebolan IPB ini. (tan/ran)

BACA JUGA..  Percepat Penurunan Stunting, BKKBN Data Warga Besitang Langkat

EPAPER