Kasus Covid Meningkat, Wali Kota Tebingtinggi Ingatkan Satgas dan OPD

oleh -64 views
Wali Kota Tebingtinggi, Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com-Wali Kota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM mengikuti rapat VidCon (Video Conference) koordinasi Gubernur Sumatera Utara pada 12 Kabupaten/Kota Level 3 di Provinsi Sumatera Utara.

Didampingi Sekdako Muhammad Dimiyathi SSos MTP, vidcon digelar di Ruang Kerja Balai Kota, Jumat (16/07/2021).

Data dari Anggota Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Restuti Hidayani Saragih menyebut, tambahan konfirmasi kasus positif COVID-19 per tanggal 15 Juli 2021 sebanyak 1.127 kasus (rekor tertinggi selama pandemi).

Dengan total akumulasi kasus COVID-19 sebanyak 41.780 kasus (Nasional 2.726.803 kasus).

Kasus aktif bertambah sebanyak 938 kasus, sehingga total sebanyak 5.718 kasus (13.7% l Nasional 17.6%).

Jumlah kematian bertambah sebanyak 15 orang dengan total 1.284 kasus (CFR 3.1% l Nasional 2.6%).

BACA JUGA..  Pemko Tebingtinggi Larang Masyarakat Gelar Hajatan

Jumlah kesembuhan bertambah sebanyak 174 orang dengan total 34.778 kasus (Recovery Rate 83.2% l Nasional 79.8% ).

Dalam vidcon, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengharapkan komitmen semua Wali Kota maupun Bupati untuk menyelesaikan persoalan Covid-19 yang berdampak pada Provinsi Sumatera Utara.

“Saya harap semua berkomitmen meyakini bersama dan kita paham untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang berdampak pada Sumatera Utara. Kabupaten/Kota yang menjadi garda terdepan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan ini,” kata Edy.

“Kabupaten/Kota yang sudah mengerahkan maskimal upaya daya, termasuk finansial, jangan khawatir, kalau masih ada kesulitan lapor ke Satgas. Intinya memutus paparan dan rantai penularan virus Covid-19 ini,” sambungnya.

Selepas vidcon, Wali Kota Tebingtinggi menggelar rapat terbatas dengan tim Satgas Kota serta Kepala OPD terkait.

BACA JUGA..  Bupati dan Wakil Bupati Karo Resmikan SMP Negeri 2 Lau Baleng

Ditekankan Wali Kota Tebingtinggi, bahwa setiap stakeholder terkait harus mengambil langkah strategi pencegahan dan penanganan Covid-19 Kota Tebingtinggi.

“Kita telah mendengar apa yang diarahkan Bapak Gubernur dan mendengar di media. Semakin meningkat kasus aktif dan tingkat kematian sudah semakin tinggi,” tutur Wali Kota.

Wali Kota minta kepada Camat, Lurah bersama Satpol PP, pemakaian masker harus diwajibkan.

“Juga ada penyuluhan keliling Dinas Kominfo tentang 5 M, tetap buat baliho lebih banyak, kalau ada tempat kosong naikkan baliho,” tutur Wali Kota.

“Kedua, Satpol PP tetap lakukan penertiban bersama Polres dan kepada Puskesmas, membuat laporan dan evaluasi mingguan hal Covid-19 serta report terhadap mereka yang diisolasi mandiri,” lanjutnya.

BACA JUGA..  Prindo Langkat Terus Berbagi, Thomas: Jangan Takut Susah

“Ketiga, menangani kekurangan vaksin, membuat lagi surat susulan dan disampaikan ke Provinsi, bahwa memerlukan sekali untuk prioritas. Karena mereka yang menunggu vaksin tahap 2, tidak bisa menunggu terlalu lama, ini kita lakukan,” sebutnya.

Menutup, Wali Kota menekankan agar tidak ada pelarangan orang ke Kota Medan, yang dilakukan hanya imbauan dan mengambil sample rapid tes kepada mereka yang melintas di Kota Tebingtinggi.

“Saya minta Satpol PP dan Dinas Perhubungan, kita bukan bagian untuk melarang orang, yang ada kita imbau dan kegiatan untuk mengetes (Rapid), bahwa orang lewat dalam keadaan sehat,” tegas Wali Kota.(mag-1)

 

 

EPAPER