Hina Profesi Wartawan, Humas Pemborong Pasar Sibolga Nauli Dipolisikan

oleh -208 views
Wartawan usai membuat laporan ke Polres Sibolga. (ist)

POSMESTROMEDAN.com – Hina profesi wartawan pada saat pelarangan masuk ke lokasi Pasar Sibolga Nauli, tiga wartawan yang terlibat pada insiden membuat laporan resmi ke Polres Sibolga, Selasa (20/7/2021).

Mereka melaporkan humas proyek pembangunan Pasar Sibolga Nauli, Edward Lumbangaol, oknum penghina profesi wartawan.

Ketiga wartawan itu, Juniwan (medanbisnisdaily.com), Thomson Pasaribu (MOL), Asrul Azis Sikumbang (Warta Poldasu).

BACA JUGA..  Komplotan Pencuri Sepeda Motor Diringkus Polsek Biru Biru

Kedatangan mereka di kantor polisi didampingi ketua dan sekretaris PWI Sibolga-Tapteng, Jason Gultom dan Preddy Situmorang, serta sejumlah wartawan lainnya.

Menurut Juniwan, penghinaan profesi terjadi saat dia bersama sejumlah wartawan lainnya mendatangi lokasi proyek pembangunan Pasar Sibolga Nauli, Senin (19/7/2021) kemarin.

“Oknum humas itu (Edward) mengeluarkan kata-kata kotor, hingga menyebut wartawan taik, wartawan abal-abal dan wartawan ujung-ujungnya duit,” kata Juniwan usai membuat laporan di Mapolres Sibolga, Selasa malam.

BACA JUGA..  Polres Asahan Berhasil Ciduk 4 Pelaku Curas

Mereka berharap, kasus ini segera diproses. Pihak kepolisian diyakini akan bekerja secara profesional dalam menangani kasus penghinaan profesi wartawan tersebut.

Ketua PWI Sibolga-Tapteng, Jason Gultom didampingi Sekretaris, Preddy Situmorang mengaku sangat menyayangkan terjadinya insiden itu. Menurutnya, siapapun tidak terima kalau profesinya dilecehkan.

Mereka juga mendukung langkah yang dilakukan Juniwan dan kawan-kawan melaporkan kasus ini ke polisi, supaya menjadi efek jera, dan agar kasus serupa tidak terulang lagi di kemudian hari.

BACA JUGA..  Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan di Labura Berhasil Dilumpuhkan Poldasu

“Kita berharap insiden seperti ini tidak terjadi lagi. Artinya, harus saling menghargai profesi masing-masing. Kiranya laporan pengaduan kawan-kawan wartawan segera diproses,” Jason menambahkan. (ris)

EPAPER