POSMETROMEDAN.com – Nasib tragis dialami bocah 10 tahun asal Jalan Sagu, Perumnas Simalingkar. Bocah kelas 4 SD ini lumpuh, pikun (hilang ingatan), lalu meninggal dunia akibat digigit anjing tetangganya.
Muhammad Reza Aulia nama bocah itu. Dia digigit anjing saat hendak jajan ke warung, Kamis (10/6/2021) sekira pukul 15.00 WIB. Ketika melintasi rumah pemilik anjing (sekitar 10 rumah dari kediamannya), tiba-tiba korban diterkam.
Reza sempat lari tapi tetap dikejar hingga akhirnya anjing tersebut menggigit paha kanan Reza. Seketika korban menangis menahan sakit lalu pulang ke rumahnya.
Mengetahui putranya digigit anjing dan melihat ada dua lubang bekas gigitan, Lia Pratiwi segera membawanya ke RSUP H. Adam Malik untuk mendapatkan perawatan medis.
Namun Namun takdir berkata lain, setelah beberapa hari mendapatkan perawatan nyawa korban tak tertolong. Reza menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (13/6/2021) sore.
Bahkan, sebelum meninggal korban sempat hilang ingatan dan kakinya mengalami kelumpuhan.
“Begitu hari Sabtunya sudah mulai hilang ingatan. Gejala almarhum itu tidak mau makan dan muntah dan diare,” kata Oki Ardiansyah, kuasa hukum korban, Selasa (15/6/2021) kepada wartawan di rumah duka.
Reza telah dimakamkan dan anjing yang menggigitnya sudah dibawa ke kantor polisi. Pihak keluarga juga sudah melaporkan kasus ini ke Polsek Medan Tuntungan dengan nomor pengaduan STTLP/54/VI/2021/SPKT/Sektor Medan Tuntungan pada 11 Juni 2021 pukul 19.00 WIB.
Terkait kejadian tersebut, pejabat sementara Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Martua Manik saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp oleh wartawan membenarkan kejadian ini. Namun ia menjelaskan untuk kasusnya kini ditangani oleh Satreskrim Polrestabes Medan.
Atas kejadian ini, Oki Andriansyah minta pihak kepolisian menangkap pemilik anjing. Menurutnya, si pemilik sudah lalai hingga menyebabkan orang lain meninggal dunia.
“Kami telah melaporkan kasus ini ke Polsek Medan Tuntungan, namun dilimpahkan ke Polrestabes Medan. Ini bisa dikenakan Pasal 360, kelalaian yang menyebabkan orang meninggal,” kata Oki.
Ditambahkannya, pemilik anjing sama sekali tidak ada itikad baik pasca kejadian. Sehingga keluarga berharap kasus ini diproses lebih lanjut.
“Kita mau kasus ini terus dituntaskan. Kami sendiri masih menunggu hasil visum dalam korban,” katanya.
Di rumah duka yang berlokasi di Jalan Sagu Raya, Perumnas Simalingkar A, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, keluarga masih memadati kediaman korban.(bbs/ras)












