POSMETROMEDAN.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tapsel, mengakibatkan sekitar 100 rumah terendam di Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur, Selasa (18/5) pagi.
“Hujan deras mengakibatkan beberapa rumah terendam. Ada 50 rumah dilingkungan 1, sudah tak bisa ditempati,” sebut Jalaluddin Nasution (57) warga setempat.
Dikatakan, genangan air tersebut, memang telah menjadi langganan bagi warga sekitar, setiap hujan deras melanda daerah itu. Sebab, selain hujan deras diwilayah kecamatan itu, banjir juga dipengaruhi hujan deras dihulu Sungai Batangtoru. Dimana, air Sungai Batangtoru akan meluap dan sebagian airnya memasuki Danau Siais. Permukaan Danau Siaispun, akhirnya naik dan mengakibatkan banjir dipemukiman warga di pemukiman yang memiliki sekitar 400 rumah itu.
“Saat ini, air terus naik. Cuacapun masih mendung dan berpotensi hujan deras,” ungkapnya melalui telepon selulernya seraya menegaskan, normalisasi Sungai Batangtoru merupakan impian untuk mengatasi keadaan itu.
Menurutnya memang aliran Sungai Batangtoru harus diperlancar (normalisasi), agar banjir seperti ini tak lagi menjadi tradisi bagi warga yang berdomisili dipinggiran Danau Siais.
Disampaikan, upaya mengungsi dari sekitar 50 KK yang rumahnya sudah tak layak ditempati belum ada tanda tanda. Namun, melihat kondisi cuaca yang mendung, dapat dipastikan sekitar 50 KK akan mengungsi malam ini.
“Air belum ada tanda tanda mau surut, justru terus naik. Mungkin malam ini warga yang rumahnya terendam akan mengungsi kerumah rumah keluarga yang lebih aman,” ungkapnya seraya hingga saat ini perhatian pemerintah belum ada terkait kondisi itu, padahal sekitar 100 rumah telah terkena dampak banjir.
Sekretaris BPBD Tapsel Umar Halomoan saat dimintai informasi banjir oleh awak media ini hingga berita dikirim, belum ada jawaban. Demikian juga dengan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapsel Hotmatua Rambe. (ran)












