POSMETROMEDAN.com – Pusaran air Sungai Ular di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Perbaungan, Sergai, terus mengintai korban.
Disebut-sebut, Bagas Efendy Sijabat jadi korban ketujuh pasca ditemukan tewas kemarin, Minggu (18/4/2021) pagi sekira pukul 10.17 WIB.
Bagas dilaporkan tenggelam di sungai terkenal anker tersebut pada Jumat (16/4/2021) pagi lalu sekira pukul pukul 09.30 WIB.
Ketika itu, korban berenang bersama teman-temannya.
Derasnya arus bawah sungai membuat Tim SAR Gabungan bersama warga harus bekerja ekstra keras.
Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas Medan, BPBD Deli Serdang, Tagana Deli Serdang, PMI Deli Serdang, Pramuka, Potensi SAR JSI, TNI, FAJI Deli Serdang.
Setelah melakukan estafet penyisiran, akhirnya korban ditemukan sekitar 1,5 Km dari titik hanyut.
Pasca ditemukan, jasad Bagas diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kabar ditemukannya Bagas dengan cepat tersebar ke telinga kerabat dan teman-temannya.
Tak ayal, rumah duka di Jalan Raja Muda, Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang pun dipenuhi pelayat.
Menurut rekan korban yang turut saat mandi di Sungai Ular menyebut, sebenarnya mereka tidak berniat mandi-mandi disana.
Awalnya, setelah meramaikan asmara subuh, mereka sepakat pergi ke Pantai Cermin.
Namun karena satu hal, mobil yang mereka tumpangi berhenti ke kawasan sungai ular.
Tak sabar ingin mandi-mandi, mereka pun turun lalu berenang.
Ketika Bagas berenang ke tengah, tiba-tiba terlihat air berputar membentuk pusaran.
Sesaat kemudian korban tertarik ke pusaran dan akhirnya tenggelam.
Beberapa rekannya coba untuk menolong. Namun ketika sampai ke tengah (titik pusaran air), Bagas sudah tidak terlihat.
Kejadian tersebut pun segera dilaporkan kepada warga sekitar dan diteruskan ke pihak terkait.(bbs/ras)











