Covid-19, Bupati Sergai Minta ASN Bekerja Secara Transparan

oleh -162 views
RAKOR: Bupati Sergai Darma Wijaya pimpin rakor bahas penanganan Covid-19 di Kabupaten Sergai, Selasa (27/4/2021).(SURYA HASIBUAN/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Bupati Serdangbedagai (Sergai) H Darma Wijaya memimpin langsung rapat kordinasi (Rakor) membahas perkembangan Covid-19 di Aula Sultan Serdang kantor Bupati Sergai Sei Rampah, Selasa (27/4/2021).

Rakor ini untuk membahas perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sergai karena masih cukup sangat mengkhawatirkan.

“Untuk itu semua pihak terkait harus kembali ke ingatan masa lalu ketika Covid-19 pertama kali masuk ke Sergai,” kata Bupati Darma Wijaya.

Menurut bupati, awal Covid-19 merebak semua pihak solid dan aktif melakukan koordinasi dengan ketat menjalankan protokol kesehatan (Prokes). Bahkan Sergai sempat cukup lama bertahan di zona hijau pada saat itu.

“Oleh karena itu, mari kita kembali ke kondisi seperti semula. Kuatkan barisan untuk bersama-sama menghadapi tantangan pandemi Covid-19 ini,” ungkap Bupati Darma Wijaya.

BACA JUGA..  Diduga Frustasi, Boru Pasaribu Terjun ke Laut, Jasadnya Terapung

Pengalaman ini pernah dialami Bupati Darma Wijaya. Saat itu dirinya menerima kunjungan salah satu sanak saudara yang datang ke kediamannya.

“Tapi beberapa saat kemudian kembali ke daerahnya, lalu family kita itu malah dinyatakan positif Covid-19,” sebut Darma Wijaya.

Kejadian seperti ini menjadi contoh jika aturan pemerintah untuk melarang mudik itu sudah tepat. Dengan membatasi mobilitas masyarakat agar bisa memutus mata rantai penyebarannya Covid-19.

Untuk menekan penyebaran virus Covid-19 dan terciptanya kluster terbaru, Pemkab Sergai mengambil kebijakan. Yaitu menutup sementara Kampung Ramadhan yang digelar di pelataran Masjid Agung.

BACA JUGA..  Warga Hutasuhut Butuh Alat Pengangkut Sampah

“Ini demi mengurangi kerumunan berlebihan supaya tidak tercipta kluster baru di Sergai,” ucap Darma Wijaya.

Bupati Darma Wijaya juga menekankan OPD yang tergabung dalam Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 agar mengedepankan beberapa poin penting.

“Seperti kinerja ASN, karena ini tidak ada lagi muatan politik,” tegasnya.

Darma Wijaya menegaskan kinerja para ASN dalam menangani pandemilah yang akan jadi penentu untuk masa depan jabatan yang dipegangnya.

“Tentunya, loyalitas kerja dan kesungguhan ASN dalam penanganan penyebaran Covid-19 ini,” tegas Darma Wijaya.

BACA JUGA..  Warga Tebingtinggi Diwarning! Ini Imbauan Pemko untuk Rayakan Idul Fitri 1442 H

“Tak perlulah ada saling buang badan dan saling lempar tanggung jawab semua harus solid.,” sambungnya.

Selain itu, Bupati Darma Wijaya meminta kepada ASN agar bekerja secara transparan. Begitu juga seluruh ASN yang ada di Kecamatan agar membantu pihak desa supaya berkoordinasi demi menekan penyebaran pandemi Covid-19 di desa.

“Setiap kecamatan juga agar menyediakan minimal 10 pasang APD, dan melakukan penyemprotan disinfektan juga harus kembali mulai diaktifkan kembali,” sebut Darma Wijaya.

“Lakukan hal-hal yang perlu dilakukan di desa dalam menangani penyebaran Covid-19 untuk menekan penyebaran Covid-19 ini,” pungkasnya.(sur)

 

 

EPAPER