Pemko Medan Akan Benahi Pendidikan dan Tingkatkan Kualitas Guru

oleh -91 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com– Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan fokus membenahi segala sektor di Kota Medan, termasuk sektor pendidikan yang menjadi salah satu bagian dari visi misi Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution. Selain peningkatan pendidikan, Pemko Medan juga akan memperhatikan dan meningkatkan kualitas guru-guru.

“Kami akan memfokuskan untuk meningkatkan SDM khususnya guru-guru di Kota Medan. Karena visi misi kami adalah membangun dan melahirkan generasi yang tangguh di Kota Medan. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui Guru yang memiliki kualitas pendidikan yang tinggi,” kata Wakil Wali Kota Medan, H Aulia Rachman SE saat menerima Audiensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Balai Kota, Selasa (16/3). Selain bersilaturahmi, kunjungan ini juga membahas tentang upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kota Medan.

BACA JUGA..  Wali Kota Ingin Bentuk Masjid Yang Mandiri di Medan

Selain itu, Lanjut Aulia, Pemko Medan juga akan memperhatikan guru honorer dengan mengeluarkan SK Wali Kota. Akan tetapi guru honorer tersebut harus yang linear agar lebih optimal dan bermanfaat. Sebab saat ini banyak ditemukan guru honorer yang tidak memiliki kemampuan untuk mengajar, hal ini disebabkan karena kurangnya perhatian dari Dinas Pendidikan Kota Medan.

“Saya banyak menemukan guru honorer yang tidak sesuai job desk. Tentunya ini akan merugikan dirinya sendiri. Oleh sebab itu menjadi catatan kita sebelum dikeluarkannya SK Wali Kota untuk guru honorer,” tegas Wakil Wali Kota.

Dijelaskan Aulia, Pemko Medan memiliki visi melahirkan generasi yang tangguh. Hal ini akan dilakukan dengan mendirikan taman literasi di setiap kecamatan bahkan kelurahan. Taman ini nantinya akan dilengkapi dengan sarana pendukung yang melibatkan OPD terkait. Selain itu juga akan didirikan taman literasi di rumah ibadah sebagai pondasi keimanan yang kuat pendidikan agama.

BACA JUGA..  Kesawan City Walk Kerap Langgar Prokes

“Visi misi ini memerlukan Kolaborasi semua pihak, untuk itu kami meminta dukungan PGRI Medan agar dapat berkolaborasi mewujudkan hal tersebut,” jelas Aulia Rachman.

Untuk sekolah tatap muka, dijelaskan Wakil Wali Kota, Pemko Medan juga memiliki keinginan yang sama dengan PGRI. Akan tetapi tidak bisa melanggar regulasi Pemerintah Pusat. Langkah awal sambil menunggu regulasi pemerintah, Pemko Medan akan melakukan Vaksin Covid-19 untuk guru.

Sebelumnya Ketua PGRI Kota Medan Drs Sriyanta yang hadir bersama Sekretaris Andi Yudistira dan pengurus lainnya menjelaskan bahwa kehadirannya untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan permasalahan yang ada di bidang pendidikan.

BACA JUGA..  Sambut Ramadan 1442 H, KNPI Medan Denai Serahkan Bansos kepada Anak Yatim & Duafa

“Pembelajaran sistem daring saat ini membuat lost learning dalam dunia pendidikan, tentu ini menjadi perhatian kami sebagai organisasi yang menaungi guru- guru. Kami berharap di tahun ajaran baru ini sekolah tatap muka dapat dibuka kembali agar pendidikan di Kota Medan dapat meningkat,” jelasnya.

Kemudian, Sriyanta juga mengungkapkan permasalahan yang dihadapi guru honorer yakni tidak adanya SK Wali Kota yang mengatur tentang guru honorer. “Kami berharap adanya SK Wali Kota agar guru honorer dapat mengikuti NUPTK dan PPG,” ungkapnya. (ali)

EPAPER