MANDIRI SYARIAH

Remaja Bunuh Diri, Usai Dimarahi Ortu

oleh -1.487 views
TEWAS : Enos Hutauruk tewas usai gantung diri karena dimarahi ortunya.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Diduga depresi pasca dinasehati orangtuanya agar tidak keluyuran, seorang remaja nekat gantung diri di perladangan Desa Situggaling, Kecamatan Merek, Karo.

Setelah diperiksa, diketahui bahwa korban bernama Enos Hutauruk (15), warga desa setempat. Ini disampaikan Kapolsek Tigapanah, AKP Ramli Simanjorang.

Dikatakan, jasad korban ditemukan pada hari Minggu (31/1/2021) menjelang malam atau sekira pukul 18.30 WIB. Orang pertama yang menemukan yakni Arwadi Karo Sekali.

Ketika itu saksi sengaja ke ladang miliknya di perladangan Hutaraja. Setiba di gubuk, pria berusia 37 tahun itu melihat korban sudah tergantung dengan menggunakan tali plastik.

BACA JUGA..  Gultom Tewas Terpanggang, Rumah Kontrakan Ludes

“Awalnya saksi pergi ke ladang untuk mengecek tanaman kol miliknya. Melihat korban sudah tergantung di gubuk, saksi langsung pergi memberikan kabar kepada saksi lainnya Salmen Munthe,” ungkapnya.

Atas temuan ini, para saksi menghubungi pihak Polsek Tigapanah selanjutnya dengan bantuan masyarakat dan personel Polsek Tigapanah mengevakuasi korban.

“Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke Puskesmas Merek. Setelah diperiksa oleh petugas medis, di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” ucapnya.

BACA JUGA..  Gultom Tewas Terpanggang, Rumah Kontrakan Ludes

Ketika ditanya dugaan korban memutuskan mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Ramli mengatakan jika pelajar tersebut diduga depresi. Disebutkan, berdasarkan informasi yang didapat sebelum korban meninggal sempat dinasehati oleh orangtua korban agar tidak terus bermain.

“Kita duga korban mengalami depresi, dan setelah dinasehati oleh orangtuanya, si korban ini langsung mengambil tindakan bunuh diri,” katanya.

BACA JUGA..  Gultom Tewas Terpanggang, Rumah Kontrakan Ludes

Lebih lanjut, perwira dengan lambang tiga balok emas di pundaknya itu mengatakan dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) pihaknya ada mengamankan barang bukti berupa secarik kertas yang bertuliskan DAA.

Selanjutnya, saat ini jenazah korban telah dibawa oleh pihak keluar untuk dilakukan pemakaman dan keluarga telah membuat surat keterangan menerima kematian anaknya tersebut.(bbs/ras)