MANDIRI SYARIAH

Maut Intra VS Avanza; Dua Korban Telepon Ayah Sebelum Kejadian

oleh -486 views
KORBAN : Pihak keluarga korban melihat para korban di RS Bhayangkara Tebingtinggi.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com-Rahmadi tampak berulang kali mengusap wajahnya yang berlumur air mata.

Betapa tidak, kesedihan ini seakan mendalam baginya lantaran dua anaknya, Fahrul Hanafi dan Arzita Haulani, meninggal dalam peristiwa itu.

Kepada wartawan, Rahmadi menjelaskan kedua anaknya pergi ke Pematangsiantar bersama dengan tujuh anak remaja masjid pada hari Sabtu (20/2/2021).

Kepergian mereka untuk menghadiri pernikahan teman sesama remaja masjid.

“Mereka merental mobil dan menginap di Siantar. Besoknya (Minggu), baru orang itu pulang,” sebutnya.

BACA JUGA..  Lantik Enam Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2020, Gubernur Sumut : Kenali Persoalan dan Potensi Wilayah Masing-Masing

Rahmadi sempat berkomunikasi dengan anaknya saat rombongan berada di Sidamanik, Minggu (21/2/2021) sekira pukul 20.00 WIB.

Tak berselang lama, pria berusia 58 tahun ini mendapat kabar telepon dari teman korban bahwa anaknya mengalami kecelakaan.

Tidak yakin dengan kabar tersebut, dia menghubungi nomor anaknya dan dijawab oleh seorang polisi.

“Katanya (polisi), udah bapak ke sini aja karena ini sembilan meninggal di RS Bhayangkara,” katanya.

BACA JUGA..  Bobby Nasution Resmi Dilantik jadi Walikota Medan

Rahmadi mengaku tidak ada merasakan firasat buruk saat kedua anaknya pergi. Sebelum berangkat, kedua anaknya ceria dan sempat bersalaman serta berpelukan.

“Ceria-ceria aja, tidak ada tanda-tanda apa. Jadi saya Minggu pergi ke kampung ke Batubara,” katanya berlinang air mata.

Diberitakan sebelumnya, tabrakan maut Toyota Avanza kontra Bus Intra hingga menyebabkan 9 orang meninggal di Jalan Umum Tebingtinggi-Pematang Siantar Km 89-90, menyisakan fakta menyedihkan.

BACA JUGA..  Jenazah Korban Penembakan Polisi Tiba, Papan Bunga Kapolri Terpampang

Pasalnya, seluruh penumpang Avanza BK 1697 QV merupakan rombongan remaja masjid.

Tepatnya kader Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kecamatan Percut Seituan.

Itu dibenarkan Dewan Pengurus Pusat BKPRMI, Said AL Idrus, Senin (22/2/2021).

“Iya, semua adalah kader terbaik BKPRMI Kecamatan Percut Seituan. Mereka sangat aktif dan rajin dalam mengikuti kegiatan kecamatan dan kabupaten,” ujarnya.(oki/ras)