MANDIRI SYARIAH

Banyak Tempat Usaha Langgar Ketentuan

oleh -110 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com-Tim Monitoring Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) kembali menggelar patroli malam dengan merazia sejumlah tempat seperti rumah makan, kafe, warkop dan hiburan malam di Kota Medan, Sabtu (20/2) malam.

Razia tersebut dijalankan atas Instruksi Gubernur Sumut Nomor 188.54/3/Inst/2021 tentang Perpanjangan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), dalam rangka pengendalian virus Covid-19 di provinsi ini.

Pada pelaksanaan patroli itu, Kolonel Inf Azhar Muliadi menjelaskan bahwa personel yang turut serta berasal dari unsur TNI/Polri, BPBD, dan Dishub. Totalnya sebanyak 40 orang dengan pembagian menjadi  tiga tim.

BACA JUGA..  Lepas Purna Bhakti PKK Sumut, Nawal Lubis Apresiasi Etos Kerja

Tim satu dipimpin Peltu Erwansyah dari POM AU dan menyasar kawasan Marelan, Glugur, Pulobrayan Helvetia dan Karya Ujung. Sementara tim tiga dipimpin Serka Erwin (Kodim 0201/BS) yang patroli di Medan Amplas, Johor dan Polonia.

Sedangkan tim dua dipimpin langsung Kolonel Inf Azhar Muliadi. Sasaran merazia kawasan Medan Selayang, Jalan Setiabudi, Simpang Melati, Jalan Gagak Hitam-Asrama (ringroad), Pondok Kelapa, Gaperta Ujung hingga Jalan Kapten Muslim.

BACA JUGA..  Tokoh Masyarakat Sumut Dukung Vaksinasi Covid-19

Dari patroli akhir pekan tersebut, tim masih menemukan banyak pelanggaran terutama soal jam operasional.

Sebab para pelaku usaha terlihat membiarkan usahanya tetap buka hingga melewati batas waktu yang diizinkan yakni Pukul 22.00 WIB. Sebagaimana instruksi Gubernur Sumut dan Walikota Medan.

“Kita sudah sampaikan kepada pimpinan tim agar menindak tegas bagi pelaku usaha yang melanggar batas waktu yang sudah ditentukan,” ujar Azhar.

BACA JUGA..  Tekan Penyebaran Covid-19, Sumut Terapkan PPKM Mikro

Adapun langkah yang diberikan lanjutnya, adalah pemberian peringatan melalui surat pernyataan tidak melanggar ketentuan. Jika tidak dijalankan, maka Satgas Covid-19 Sumut akan menutup tempat usaha dimaksud selama 14 hari.

Patroli ini juga akan terus dilakukan rutin hingga 28 Februari 2021 mendatang dalam rangka menjalankan perintah Gubernur Sumut.(*)