MANDIRI SYARIAH

Warga Tebingtinggi Bakal Divaksin di Dinas Kesehatan, Tapi…

oleh -64 views
PIMPIN : Ketua Satgas Covid-19 yang juga Wali Kota Tebingtinggi, Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM, memimpin langsung rapat, Senin (12/1/2020).(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com-Meningkatnya kasus COVID-19 di Kota Tebingtinggi, mendorong Satgas Covid-19 bekerja tepat. Satgas Covid-19 menggelar rapat rapat koordinasi evaluasi dalam meningkatkan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.

Rapat digelar di Aula Lantai IV Balai Kota Tebingtinggi, Selasa (12/1/2021). Ketua Satgas Covid-19 yang juga Wali Kota Tebingtinggi, Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM, memimpin langsung rapat.

Turut hadir, Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso SIk, Kajari Tebingtinggi Mustaqpirin SH MH, Danramil 13 Kapten Budiono, OPD Fungsional dan Lembaga Vertikal lainnya dan Camat serta Lurah se-Kota Tebingtinggi.

Wali kota menegaskan sosialisasi waspada Covid 19 harus terus dilakukan secara masif dan terstruktur. Ia juga mengingatkan, dalam menerapkan peraturan agar bekerja secara maksimal baik ditingkat kota, maupun tingkat kecamatan dan kelurahan.

BACA JUGA..  Pemprovsu Siap Bantu Pemko Medan Tangani Ketersediaan RS Covid-19

“Terutama pada kegiatan-kegiatan yang tidak memiliki ijin ataupun yang menyalahi ijin. Jam kegiatan yang melampaui batas waktu, orang-orang yang berkerumun agar menjadi perhatian,” sebut wali kota.

Bagi yang melaksanakan pesta-pesta perkawinan, wali kota mengimbau, agar benar-benar menyeleksi jarak kursi.

“Kegiatan lain yang sifatnya berkumpul-kumpul di lapangan, kita tidak pernah memberikan ijin untuk itu,” tegas wali kota.

Soal vaksinasi, akan dilakukan terpusat di instalasi farmasi di Dinas Kesehatan. Orang yang akan divaksin akan diundang oleh Satgas Kesehatan Covid 19, sesuai dengan jumlah vaksin yang tersedia.

BACA JUGA..  Tingkatkan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, Pemprov Sumut Gelar Rakor Satpol-PP Zona Dua

“Vaksin ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan jumlah jatah yang diberikan oleh Pemerintah Pusat untuk Kota Tebingtinggi,” sebut wali kota.

“Dalam melakukan vaksin, telah dibentuk tim dan diminta bekerja secara profesional, akurat, memperhitungkan segala aspek tehnik pelaksanaan,” sambungnya.

Mengenai bantuan sosial, pihak kelurahan dan kecamatan akan melihat warganya siapa saja yang pantas dan tidak menerima bantuan tersebut.

“Baik itu Bantuan Sosial Tunai, Bantuan Keluarga Harapan maupun bantuan pangan non tunai agar dibuat daftarnya,” jelas wali kota.

Wali kota mengimbau agar Lurah dan Camat melakukan verifikasi data tentang keanggotaan BPJS warganya. Agar warga yang sudah meninggal, pindah, atau namanya double, dikeluarkan dari daftar yang ada dan digantikan kepesertaannya dengan warga yang lain.

BACA JUGA..  Sejak Virus Covid-19 Mewabah, Angka Pernikahan di Sumut Menurun

“Dan verifikasi ini diminta harus dilakukan tiap bulan dan harus up date untuk disampaikan ke pihak BPJS,” tegas wali kota.

Wali kota berharap Operasi Yustisi 3 pilar agar tetap terus dilakukan secara terkoordinasi bersama dengan Kepolisian, Koramil dan Satpol PP.

“Saya minta Kantor Satgas Covid-19 Tebingtinggi diaktifkan, begitu juga kantor Satgas Covid 19 kecamatan. Jangan menganggap Covid ini sudah berakhir, Covid ini belum diketahui kapan berakhirnya,” pungkasnya.(bbs)