POSMETROMEDAN.com – Seorang karyawan PTPN 3 Sei Dadap ditemukan meregang nyawa di aliran parit, Senin (6/12/2020) setelah keretanya menyangkut di jaring ikan. Korban bernama Agus Salim (33).
Suriati (30), istri Agus menyebut jika suaminya berangkat dari rumah sekitar jam 5 subuh. Penderes karet tersebut pergi dengan mengendarai kereta melintasi jalan perkebunan.
Kebetulan, di pagi Subuh itu lokasi di sekitar parit dilanda banjir. Diduga, korban terpeleset dan masuk ke parit, lalu tenggelam. Tidak ada yang mengetahui kejadian tersebut.
Saat warga yang menjala ikan melihat ada sepedamotor tersangkut di jaring. Warga yang mengenali sepedamotor itu curiga. Kemudian warga melapor kepada keluarga serta penduduk lainnya.
Suasana heboh. Mereka mencari korban di rumah dan di tempatnya bekerja. Namun pria itu tidak ada.
Warga pun yakin korban terperosok dan tenggelam di parit yang cukup dalam itu. Beberapa warga langsung mencari korban. Hingga kemudian korban ditemukan di dalam parit dalam keadaan tak bernyawa.
Warga ramai di lokasi kejadian. Tak lama, pihak kepolisian dipimpin Kanit Binmas Polsek Air Batu, Ipda Mhd Saleh tiba serta mengevakuasi jenazah korban.
Kepala Desa Sei Dadap III/IV, Kamil didampingi Bhabinkamtibmas dan Polsek Air Batu mengaku belum mengetahui kronologi kejadian.
“Untuk kronologisnya kita belum tau. Karena tidak ada yang melihat,” jelasnya.
Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran untuk dilakukan visum. Kemudian diserahkan kepada keluarganya di rumah duka. (bay/fabe/ras)












