Seluruh Pengusaha Langkat Harus Siap dengan Era Digital

oleh -79 views

POSMETROMEDAN.com – Dinas Pariwisata Kabupaten Langkat bersama Direktorat Pemasaran Ekonomi Kreatif Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf RI, kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pemasaran ekonomi kreatif kepada pelaku UKM Kabupaten Langkat.

Kali ini dilaksanakan di Gedung Unit Darma Wanita Pertamina (UDWP) Pangkalan Berandan, Langkat, Rabu (28/10/2020).

Kegiatan ini, dihadiri Bupati Langkat Terbit Rencana PA melalui wakilnya H. Syah Afandin didampingi Kadis Pariwisata Langkat Hj. Nur Elly Heriani Rambe.

Turut hadir anggota Komisi X DPR RI  Prof. Dr. Ir. Djohar Arifin Husin dan perwakilan Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif, yakni Koordinator Pemasaran Dilim Televisi dan Animasi, Feriandy.

Feriandy dikesempatan itu, menjelaskan, saat ini para pelaku usaha harus siap bersaing di dunia usaha dengan mengikuti perkembangan zaman.

“Baik untuk usaha kecil, maupun usaha besar,” sebutnya.

BACA JUGA..  Pemkab Langkat Terima DIPA dan TKDD TA 2021

Jadi, sambungnya, para pelaku usaha Langkat semuanya harus bisa masuk kedalam era digital serta mengikuti prosesnya.

“Guna memperkenalkan merek dan menjajakan produknya melalui internet,” ujarnya.

Jadi diharapkan, masih Feriandy, para pelaku usaha dapat mengikuti Bimtek ini dengan baik dan serius.

Sedangkan Djohar Arifin berharap, dengan Bimtek ini membuat pelaku wisata dan usaha di Langkat tidak terhenti kreatifnya untuk menghasilkan rezeki, meski terdampak covid 19.

“Jadi, saya berharap, para peserta dapat memanfaatkan momen Bimtek ini dengan maksimal,” ungkapnya.

Djohar Arifin mengatakan, Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif merupakan lembaga yang mengalami Penggabungan dengan Badan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf.

Lingkup kerjanya pun semangkin luas, sebab selain memperhatikan sektor pariwisata, juga harus mensinegrikannya dengan sektor ekonomi kreatif.

“Ekonomi kreatif sendiri adalah sebuah konsep ekonomi baru yang mengandalkan ide, gagasan dan kretivitas daya manusia, sebagai faktor produksi utama,” kata Djohar.

BACA JUGA..  Desa Sei Bamban Dihantam Puting Beliung

“Ide dan gagasan tersebut yang kemudian di berikan nilai tambah, sehingga menjadi produk atau jasa yang memiliki nilai ekonomi,” sambungnya.

Jadi Djohar berharap, Bimtek ini mampu meningkatkan kemampuan SDM dari pelaku usaha, khususnya pelaku UKM disekitar lokasi pariwisata.

“Sehingga berdampak kepada peningkatan ekonomi masyarakat di daerahnya,” tutur Djohar.

Dalam praktiknya, ekonomi kreatif di kelompokkan menjadi 17 subsektor. Di antaranya, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, film dan video.

Kemudian, fotografi, kuliner, musik, fashion, aplikasi, penerbitan, priklanan, televisi, radio, seni dan pertunjukan, gim/permainan serta seni rupa.

Sementara, Wabup Langkat mengharapkan Bimtek ini dapat meningkatkan SDM pelaku UKM di Langkat.

BACA JUGA..  Beraroma Mark Up, Pembangunan Sumur Bor Disoal Warga

“Sehingga membuat peningkatan perekonomian kerakyatan dan PAD Langkat dari sektor wisata,” ujar H Syah Afandin.

Sebab, Kabuten Langkat kaya akan potensi pariwisata baik wisata alam, budaya, sejarah dan destinasi religi.

“Selain itu, setiap objek wisata tersebut memiliki kegiatan ekonomi kreatif,” sebutnya.

Untuk itu, tambahnya, Pemkab Langkat sangat mendukung dan mengapresiasi Bimtek ini.

Karena tujuannya sejalan dengan visi misi Pemkab Langkat, untuk menjadikan Langkat Yang maju dan Religius melalui perkembangan Pariwisata.

“Oleh karena itu pemasaran pariwisata Langkat, harus menjadi hal yang sangat penting untuk di perhatikan,” pungkasnya.

Selanjutnya, Wabup berharap kepada peserta Bimtek agar  memanfaatkan momen kegiatan ini dengan baik dan serius.

“Semoga ilmu yang diberikan dapat dipahami dan di implementasikan, sehingga benar-benar bermanfaat untuk mendongkrak prekonomiannya,” pungkasnya.(yan/sut)