Gagal Diperkosa, Ani Malah Tewas di Sumur

oleh -112 views

POSMETROMEDAN.com – Demi menjaga harga dirinya, Rochayani alias Ani berupaya lolos dari pemerkosaan yang dilakukan NP saat dirinya sedang mandi. Namun nahas, upaya itu justru menyebabkan dirinya jatuh ke sumur.

Bukannya ditolong, pelaku membiarkannya hingga akhirnya meregang nyawa. Keberadaan jasad perempuan asal Kalimantan Timur itu baru diketahui warga pada Senin (5/10/2020) dini hari, dan hingga berita diturunkan redaksi, jenazah masih di kamar mayat RSUD Rantauprapat.

Ditemukannya jasad Ani dalam kondisi terapung di sumur seketika menghebohkan warga seputaran Jalan WR Supratman, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu.

BACA JUGA..  Hadapi Libur Panjang, Kasat Lantas Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Jalur Atas

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan saat konfrensi pers, Selasa (6/10/2020) siang kepada sejumlah wartawan mengatakan, korban berusia 43 tahun dan merupakan korban percobaan pemerkosaan. Dan pihaknya telah menetapkan satu orang tersangka dalam kejadian ini.

“Awalnya, korban kenal dengan tersangka NP (41) warga Labuhanbatu, di Tugu Adi Pura Rantauprapat. Dan korban mau menumpang mandi. Kemudian korban diajak ke rumah orangtua tersangka di Jalan WR Supratman, Rantauprapat,” kata Deni.

Setelah di rumah, jelas Kapolres, NP berniat memperkosa korban di dalam kamar mandi, dengan cara masuk mendorong pintu kamar mandi secara perlahan.

BACA JUGA..  8 Tahanan Kabur, 5 Diciduk, 1 Nyerah, 2 Buron

“Di dalam kamar mandi, tersangka memeluk korban yang sedang ganti pakaian dari belakang. Kemudian korban terkejut dan mundur ke belakang. Kebetulan ada sumur di dalam kamar mandi tersebut dengan pembatas kira-kira setinggi 40 cm dan sebuah kursi didekatnya. Kaki korban tersangkut pada kursi dan terjatuh ke sumur dengan kepala terlebih dahulu masuk,” jelasnya.

Atas kejadian itu, lanjut Deni, tersangka panik dan berdiam diri selama satu jam dan keluar rumah berpura-pura mencari korban.

“Dari olah TKP dan mengumpulkan sejumlah keterangan di lapangan, akhirnya Polres Labuhanbatu menetapkan tersangka NP sebagai tersangka kasus KUHP 359 dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara karena kelalaian mengakibatkan orang meninggal dunia,” papar Deni.

BACA JUGA..  Hari Kedua Ops Zebra Toba, Sat Lantas Tilang dan Tegur 279 Pengendara

Kapolres juga mengakui awalnya kesulitan mengungkap kasus ini. Karena mayat perempuan tersebut saat ditemukan tidak membawa identitas diri. Hanya satu pasang pakaian yang dibungkus dengan kantong plastik.

“Awalnya kita kesulitan, karena di badan korban tidak ditemukan identitas. Namun, sesuai sidik jari, ternyata korban warga Kalimantan Timur,” tandasnya.

Kini pelaku dan barang bukti berupa bangku kayu kecil, kemeja kotak warna biru abu-abu beserta celana jeans warna biru abu-abu diamankan di Mapolres Labuhanbatu. (bbs/ras)