Dugaan Tahanan Tewas Disiksa Polsek Sunggal, Keluarga Korban Mengadu ke Polda

oleh -61 views

POSMETROMEDAN.com – Dugaan dua tahanan tewas disiksa Polsek Sunggal berbuntut panjang. Keluarga tersangka Joko Dedi Kurniawan alias Joko membuat pengaduan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumut, Selasa (6/10).

Pengaduan diterima sekira pukul 14.00 WIB.  Didampingi LBH Medan, pengaduan keluarga korban diterima dengan nomor : SPKT/1924/X/SUMUT/2020.

“Dengan adanya LP ini kami meminta Kapoldasu dan jajaranya  segera memproses dengan profesional, serius dan transparan,” ujar Wakil Direktur LBH Medan, Irvan Syahputra SH, MH di Mapolda Sumut, Selasa (6/10/2020).

“Agar jelas secara hukum penyebab kematian kedua korban, apakah dianiaya atau sakit seperti kata pihak Polsek Sunggal,” sambungnya.

BACA JUGA..  2 Pembunuh Susul Korban Menghadap Sang Pencipta

Irvan meminta Kapolsek Sunggal jangan menutupi perilaku oknum. Karena ini akan menjadi preseden buruk bagi proses penegakan hukum.

“Utamanya di tingkat kepolisian. Sehingga kedepan jangan lagi ada kejadian-kejadian memilukan seperti ini,” sebut Irvan.

Sebab menurut Irvan, kejadian ini bukan yang pertama. Sebelumnya juga ada dugaan penyiksaan terhadap tahanan Rudolf Simajuntak.

“Oleh karena itu LBH Medan meminta kepada Kapoldasu  untuk segera melakukan autopsi terhadap kedua korban untuk membuktikan apakah ada tindak pidana atau tidak,” tegasnya.

Rencananya, hari ini (7 Oktober 2020) pihak keluarga akan membuat pengaduan ke Propam Polda Sumut.

BACA JUGA..  Tahanan Polsek Medan Timur Meninggal Diserang Bisul

“Insyallah (membuat laporan ke Propam) sekitar jam 09.00 terkait dugaan pelanggaran kode etik yang terjadi di Polsek Sunggal,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, kinerja Polsek Sunggal sedang disorot. Itu menyusul munculnya kabar, adanya penyiksaan tersangka yang berujung meninggalnya 2 orang tahanan kasus polisi gadungan.

Keduanya yakni Joko Dedi Kurniawan dan Rudi Efendi meninggal dunia dalam proses penyidikan. Tepatnya pada tanggal 2 Oktober 2020 dan tanggal 26 September 2020.

Joko dan Rudi diamankan pihak Polsek Sunggal bersama 6 orang lainnya pada hari Selasa (8/9/2020) lalu sekira pukul 23.00 WIB, dalam kasus tindak pidana pencurian dan kekerasan dengan Modus polisi gadungan di SPBU kawasan Jalan Ring Road, Kelurahan Asam Kumbang, Medan Selayang.

BACA JUGA..  KPU Medan Tetapkan 1.601.001 DPT Pilkada Medan 2020 

“Adapun meninggalnya para tersangka diduga disebabkan tindak pidana penyiksaan oleh pihak Polsek Sunggal. Bersumber dari keluarga para korban, Polsek Sunggal melakukan visum terhadap kedua namun hasilnya tidak diberikan kepada pihak keluarga,” ucap Wadir LBH Medan, Irvan Syahputra SH MH.

Sehingga menurut Irvan, keluarga curiga. Sebab saat jenazah dimandikan, didapati luka di kepala, dada, kulit tangan terkelupas dan sekujur badan membiru.

“Oleh sebab itu LBH Medan, sangat menyayangkan tindakan tidak patuh hukum yang dilakukan oleh oknum Polsek Sunggal,” tegas Irvan.(bbs/oki)