POSMETROMEDAN.com – Alih-alih mendapatkan kembali handphonenya, Suyetno (41) malah dikeroyok dan dibacoki menggunakan parang. Peristiwa ini terjadi di Dusun Jati, Desa Tumpatan, Deliserdang, Minggu (20/9/2020) dinihari.
Namun nasib warga Dusun III, Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, Deliserdang itu masih mujur. Ia berhasil kabur dari pelaku.
Suyetno menderita luka-luka di bagian kepala dan lengannya. Ia kemudian melapor kepada keluarga dan langsung diboyong ke rumah sakit.
Selanjutnya Suyetno membuat pengaduan ke Polsek Beringin hari itu juga. Pengaduan korban diterima dengan nomor: LP/108/IX/2020/SU/RESTA – DS/ SEK BERINGIN.
“Ya, ada (penganiayaan),” ujar Kanit Reskrim Polsek Beringin Iptu D Manalu.
Peristiwa berawal ketika Suyetno menelpon pelaku berinisial AH. Ia menanyakan soal handphone miliknya yang dipakai pria itu, Selasa (22/9/2020).
Korban kemudian meminta AH datang menemui dirinya. Saat itu korban berada di depan pos jaga malam Perumahan Oppung Mansion di Dusun Jati, Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, Deliserdang.
“Kemudian pelaku datang dan mengatakan bahwa HP milik korban sudah digadaikan,” kata Manalu.
Keduanya bertemu. Mendengar handphone miliknya digadaikan AH, Suyetno kontan marah-marah.
“Setelah itu pelaku pun pergi. Berselang 20 menit kemudian, pelaku datang bersama tiga temannya, KL, IP dan PT. Saat itu lah, pelaku tiba-tiba langsung membacok korban,” jelas Manalu.
Akibatnya, Suyetno menderita luka di kepala bagian belakang serta lengan kiri.
“Setelah dibacok, korban berusaha melarikan diri. Pada saat melarikan diri korban pun dipukul pakai kayu oleh KL dan mengenai badan bagian belakang,” sebut Manalu.
“Korban tetap berlari. Tapi pelaku bersama kawan-kawanya terus mengejar,” sambungnya.
Kepada polisi, korban mengaku ada dua orang yang melihat kejadian itu. Pertama tetangga korban, yang kedua kenalannya.
“Kami ini masih mengejar para pelaku penganiayaan. Tenang aja bang, kami akan menindaklanjutinya dan segera menangkap para pelaku,” pungkasnya.
Kepada media, Suyetno berharap agar polisi segera menangkap para pelaku yang masih berkeliaran.
“Tadi pelakunya duduk di Warung Gang Jati di sini (Desa Tumpatan),” singkat pria yang kerap disapa Yetno itu.(bbs)












