Anak Tewas Dikeroyok, Ayah Sekarat Bunuh Diri

oleh

PALAS-Dor…!!! Makmur Hasan Harahap (46) tergelatak bersimbah darah.

Warga yang mendengar letusan langsung menghampiri korban dan membawanya ke RSUD Sibuhuan, Rabu (27/5) sekira pukul 10.00 WIB.

Peristiwa terjadi tak jauh dari tempat tinggal korban di Desa Sibualbuali, Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas).

Makmur dilaporkan tertembak senjata rakitan atau biasa disebut locot oleh warga kampung.

Diketahui, Makmur merupakan ayah kandung remaja berinisial SMH.

Remaja laki-laki itu baru saja meninggal dunia akibat dikeroyok di Galanggang Pasar Sibuhuan, Sabtu (23/5) lalu.

BACA JUGA..  Mantu Tikami Mertua Saat Shalat Subuh

“Baru kemarin malam lagi kami makamkan anaknya, sekarang inilah (yang terjadi),” ungkap Kepala Desa Sibualbuali, Ali Soman Hasibuan bersama warga lainnya saat menjenguk korban di RSUD Sibuhuan.

Tidak diketahui pasti, Makmur hendak bunuh diri atau kecelakaan (tertembak) saat membawa senjata rakitan. Menurut warga, Makmur ditemukan warga tergeletak di jalan (kebun) bersimbah darah. Ada luka di dahinya.

“Nggak tahu apa (motifnya), saya aja dikasih tahu warga. Lalu saya hubungi polisi dan senapannya kami amankan,” sebut Ali Soman.

Setibanya di RSUD, Makmur langsung ditangani medis. Dari pemeriksaan dokter, MH mengalami luka di pelipis kanan yang harus harus dijahit.

BACA JUGA..  Geger ! Bayi Tewas Dengan Luka Lebam, Kedua Orang Tuanya Diamankan Polisi

Korban juga mengalami penurunan kesadaran.

“Harus dirujuk ke Medan (RS Adam Malik) karena tidak ada dokter bedah saraf, bukan bedah biasa,” kata dr Juwita, dokter yang menangani korban.

Menerima informasi kejadian itu, Tim dari Polsek Barumun dan Satreskrim Polres Palas langsung turun ke TKP dan RSUD Sibuhuan.

Kepada polisi, Ali Soman mengaku Makmur melakukan percobaan bunuh diri di kebun sawit Sababolak, Desa Sibualbuali, Kecamatan Ulu Barumun.

Dijelaskan Ali Soman, Makmur menembakkan senjata api rakitan ke dahi sebelah kanan. Korban kemudian bersimbah darah dan kritis.

BACA JUGA..  Keji! Pasutri Aniaya Bayi Hingga Tewas

Hal itu diakui Ali Soman kepada Babinkamtibmas Briptu Ruli Jaya melalui seluler.

“Kades menjelaskan bahwa korban diduga melakukan percobaan bunuh diri menggunakan senjata api rakitan miliknya,” jelas Kapolsek Barumun.

“Belum diketahui apa penyebab anaknya meninggal dunia. Tapi sudah diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan,” sambungnya.

Polisi juga telah mengamankan satu pucuk senjata rakitan. Saat ini, Polsek Barumun bersama Satreskrim Polres Palas sedang mengembangkan kasus tersebut.(bbs)