>> Kanit Enggan Jawab Kabar Lepas Pelaku
MEDAN – Toko Emas Asia Baru di Pasar Baru Jalan Thamrin, Medan Area, dirampok seorang pria yang diduga bersenjata pistol (bersenpi), Minggu (12/5/2019) sore.
Namun aksi pria berinisial IM (43) penduduk Desa Perkebunan Seiko Kasih, Kecamatan Kotarih, Sergai, terhenti saat warga menangkapnya dan menghakiminya hingga babak belur.
Pelaku yang sempat diamankan Polsek Medan Area diduga dilepaskan dengan alasan sudah berdamai dengan pemilik toko.
Informasi dihimpun wartawan, Rabu (15/5/2019) sore, aksi perampokan itu diduga ditutup-tutupi Polsek Medan Area sehingga banyak awak media tidak mengetahuinya. Namun tiba-tiba tersebar ke group WhatsApp video aksi pelaku yang terekam CCTV. Amatan wartawan, dalam video berdurasi 1 menit 8 detik itu terlihat jelas seorang pria berpakaian jaket warna hitam mendatangi toko mas tersebut.
Tiba-tiba pelaku langsung memecahkan kaca steling yang berisi emas dengan menggunakan palu. Aksi pelaku dilakukan di hadapan pemilik toko serta sejumlah pembeli. Selanjutnya pelaku menggondol sejumlah perhiasan kalung dan gelang emas. Pelaku juga menodongkan benda mirip pistol ke arah korban.
Dalam video terlihat juga pelaku kemudian kabur. Pemilik toko mencoba melakukan perlawanan serta mengejar pelaku. Tak jauh dari lokasi pelaku berhasil ditangkap dan di massa. Petugas Polsek Medan Area yang mendapat informasi dari masyarakat, tiba di lokasi. Selanjutnya pelaku diboyong ke kantor polisi guna di proses.
Sejumlah awak media akhirnya menyambangi toko emas tersebut. Lokasi masih beroperasi seperti biasanya. Seorang pria yang diduga pemilik toko saat diwawancarai wartawan enggan memberikan komentar terkait perampokan tersebut.
“Sudah, sudah, kami sudah membuat laporan. Sudah diganti juga kerugiannya,” cetusnya. Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu ALP Tambunan yang dikonfirmasi lewat WhatsApp membenarkan adanya peristiwa perampokan itu.
“Iya bang, Minggu 12 Mei 2019 pelaku telah diamankan massa, lanjut kita amankan ke Polsek,” katanya.
Saat disinggung terkait informasi yang beredar bahwa korban sudah berdamai dengan pelaku, Kanit membenarkannya. “Betul bang,” ungkapnya.
Ditanya apakah pelaku sudah tidak ditahan lagi, Iptu Tambunan enggan menjawab. (sor/ras)












