Lolos untuk Kedua Kali

oleh

Bukan Wak Labu namanya kalau tak pandai menipu. Saat-saat tersudut sekali pun, dia piawai mengecoh siapa saja yang mau diperdayanya.

Suatu ketika, Wak Labu dituduh mencuri uang rakyat lalu dipanggil oleh petugas untuk diperiksa. Sehari sebelum memenuhi panggilan, satu malaman Wak Labu tak bisa tenang. Dia sangat gundah gulana. Pikirannya berkecamuk membayangkan masuk penjara.

Wak Labu coba memutar otak. Tapi entah bagaimana, siasat tetap tak berhasil dia dapat. Tak terasa, malam pun berganti pagi. Jadwal memenuhi panggilan  pun tiba. Bergegas setelah mandi dan sarapan pagi, Wak Labu berangkat menuju lokasi pemeriksaan dan menemui petugas pemeriksa yang ternyata wanita paruh baya.

BACA JUGA..  Begal Sadis di Binjai Barat, Tangan Pelajar Hampir Putus Dibacok Pelaku

Petugas: Duduk Kau Wak Labu! Dah lama Kau kutunggu.
Wak Labu: Siap Bu…!
Petugas: Sudah dua kali kau diperiksa di sini, kan!
Wak Labu: Benar Bu.
Petugas: Sekarang, kita mulai Wak Labu. Tapi ingat, Kau jawab dengan jujur pertanyaanku ya!
Wak Labu: Iya Bu.
Petugas: Di mana Kau simpan harta curian itu?
Wak Labu: Tak ada Bu. Aku tak mencuri.
Petugas: Sudah lah. Mengaku saja.
Wak Labu: Benar Bu. Aku tak ada melakukan itu. Mereka memitnahku saja.
Petugas: Katanya, harta curian itu Kau tanam di belakang rumahmu!
Wak Labu: Tak ada itu Bu. Betullah, jujur aku.
Petugas: Baiklah. Sekarang, ayok kita periksa ke rumahmu.
Wak Labu: Ayokla Bu. Kalau Ibu mau periksa rumahku. Sampai keliling pekarangan rumahku pun diperiksa gak papa!

BACA JUGA..  Pria di Tapteng Jadikan Kakak dan Keponakan Menjadi Pemuas Nafsu

Setelah sepakat, pasukan petugas bersama pasukannya, berangkat ke rumah Wak Labu. Seisi rumah diperiksa. Tapi harta curian tak berhasil didapat. Belum berhenti sampai di situ. Pekarangan keliling rumah ikut digali untuk menemukan barang bukti. Tapi sial, petugas hanya berhasil menemukan septictank di belakang rumah. Letih mencari tak berhasil menemukan barang curian, petugas memutuskan penghentian proses pencarian. Wak Labu yang sudah sempat dipasangkan baju tahanan, akhirnya diizinkan kembali pulang. Sampai di rumah, Wak Labu pun bergumam. “Tak tau mereka. Harta curian itu, tercampur dalam septictank. Ha….ha…ha….”.

BACA JUGA..  Sudah Punya Tiga, Bupati Deli Serdang Sewa Mobil Listrik Rp 378 Juta Pertahun

Ternyata, satu malaman tak tidur, Wak Labu sudah memprediksi: Kalau rumah dan pekarangannya, akan digeledah petugas untuk mendapatkan barang bukti. Gak mau konyol, Wak Labu cepat-cepat menyimpan harta curiannya ke dalam septictank agar aman. Kini, untuk kedua kali, Wak Labu pun kembali lolos dari jerat hukum. (****)