Diduga Tidak Transparan, Pengelolaan Dana BOS SMPN 3 Bambel Disorot

oleh

POSMETRO MEDAN – Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2026 di SMP Negeri 3 Bambel menuai sorotan serius. Pengelolaannya diduga tidak transparan dan terjadi penyimpangan, Rabu (30/9).

SMP Negeri 3 Bambel yang beralamat di Jalan Kelapa Gading – Lawe Sumur, Desa Lawe Sumur Baru, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Tahun Anggaran 2026 diduga mengelola Dana BOS sebesar Rp232.000.000 dengan jumlah siswa 200 orang.

Hal itu disampaikan salah seorang wali murid kepada Posmetromedan, Rabu (30/9). Menurutnya, wali murid berhak mengawasi penggunaan dana BOS tersebut karena merupakan hak siswa yang harus dikelola secara akuntabel.

“Kami berhak mengawasi penggunaan dana BOS tersebut karena ini adalah hak siswa yang harus dikelola secara akuntabel. Sekolah diwajibkan transparan terkait rincian penggunaannya,” tegas wali murid tersebut.

Ia menjelaskan, Dana BOS digunakan khusus untuk membiayai kebutuhan operasional non-personalia di sekolah. Meliputi pembiayaan kegiatan pembelajaran, pembelian buku, penerimaan siswa baru, perawatan sekolah, hingga pembayaran listrik, air, gaji guru, internet dan lainnya.

BACA JUGA..  Mesin Masih Menyala, Motor Kakek 83 Tahun Disikat Maling

“Meski begitu, penggunaan dana BOS harus sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan dan harus diinformasikan secara transparan dan akuntabel,” sebut wali murid.

Namun, menurutnya, Kepala Sekolah SMPN 3 Bambel dalam pengelolaan dana BOS tahun 2026 diduga tidak transparan dan ada terjadi penyelewengan.

“Kami minta Polres Agara melalui Kanit Tipikor segera menyelidiki atau audit Dana BOS di SMPN 3 Bambel. Jangan sampai hak anak-anak kami disalahgunakan,” pintanya.

BACA JUGA..  Infrastruktur Karo Terus Berkembang, Honda Perkuat Pilihan Berkendara Masyarakat

Sementara itu, Posmetromedan mencoba melakukan konfirmasi pada Rabu (30/9) untuk meminta tanggapan Kepsek SMPN 3 Bambel Emilda melalui pesan WhatsApp terkait dugaan penggunaan dana BOS yang dianggap tidak transparan dan ada terjadi penyimpangan.

Sampai berita ini ditayangkan, belum ada jawaban resmi dari Emilda selaku Kepsek SMPN 3 Bambel.(Zal)

EDITOR : Putra