Aniaya Penjaga Masjid Taqwa Percut Sei Tuan, PDM Medan Desak Kapolrestabes Medan Tangkap Ali Cs

oleh
Madan Surbakti, penjaga Masjid Taqwa Muhammadiyah Percut Sei Tuan saat menjalani perawatan usai dianiaya Ali Cs, Jum'at (17/7/2026).

POSMETRO MEDAN – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan mendesak Kapolrestabes Medan untuk menangkap pelaku dugaan penganiyaan dan pengeroyokan secara bersama-sama di komplek Masjid Taqwa Muhammadiyah Percut Sei Tuan.

Hal itu disampaikan Ketua PDM Medan Maulana Siregar, MA melalui Eka Putra Zakran, SH., MH, Wakil Ketua Bidang Hukum, HAM, LHKP dan LBH-AP PDM Kota Medan, Jum’at (17/7/2026).

Kronologis peristiwa terjadi, Jum’at (17/7/2026) sekitar pukul 03.00 dinihari diduga dilakukan oleh sejumlah orang, diantaranya Ali dan 5 rekannya, datang memasuki komplek Masjid Taqwa Muhammadiyah Jl. Perintis 3 Kecamatan Percut Sei Tuan. Para pelaku tidak senang, karena sebelumnya, Rabu (15/7/2026) Korban mengetahui bahwa pelaku telah mencuri tiang Wife di halaman Masjid, dan melaporkannnya kepada tetangga dekat Masjid tersebut.

BACA JUGA..  Bobby Nasution Tutup Jamdasu XI, Hadiahi 19 Petugas Upacara Berangkat ke Jamnas 2026
Ketua PDM Medan Maulana Siregar, MA dan Eka Putra Zakran, SH., MH, Wakil Ketua Bidang Hukum, HAM, LHKP dan LBH-AP PDM Kota Medan foto bersama.

Adapun korban adalah Madan Surbakti, penjaga Masjid Taqwa Muhammadiyah Percut Sei Tuan. Saat ini korban mengalami pendarahan dan luka serius dibagian kepalanya akibat dipukuli pelaku menggunakan sebuah besi Tembilang.

Eka Putra Zakran mengatakan, pihaknya mendesak agar Kapolrestabes memberi perintah kepada jajarannya agar segera menangkap pelaku dugaan tindak pidana penganiyaan dan/atau pencurian dengan kekerasan di komplek Muhammadiyah tersebut.

BACA JUGA..  Karyawan Indomaret Tewas Kecelakaan

“Atas nama pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan, kami mendesak Kapolrestabes Medan agar memerintahkan jajarannya segera menangkap pelaku. Insiden ini gak bisa dibiarkan, kondisi ini telah menjadi perhatian serius bagi Muhammadiyah Kota Medan,” ungkap Eka.

Eka juga menambahkan, bahwa untuk kenyamanan dan keamanan, pelaku wajib ditangkap, kondisi ini sangat meresahkan, lebih-lebih peristiwa terjadi di komplek Masjid Muhammadiyah. “Rentu ini meresahkan, baik bagi jamaah yang ingin beribadah demikian dengan masyarakat sekitarnya. Sebab itu, mohon atensi dan tindakan serius dari aparat kepolisian,” tegas Eka. (red)

BACA JUGA..  Mahasiswa Ributi Anggaran Rumdis Kajari Binjai

Editor: Ali Amrizal