POSMETRO MEDAN – Ratusan warga Desa Pergoroan, Kecamatan Bangun Purba menggeruduk Gedung Graha Bineka Perkasa, Lubuk Pakam, Deli Serdang lokasi pelantikan Kepala Desa terpilih karena tidak terima atas pelantikan Kepala Desa yang dianggap curang saat pemilihan berlangsung.
Aksi massa dihadang pihak Kepolisian dan Satpol PP Kabupaten Deli Serdang, keributan dan aksi saling dorong serta saling pukul dengan petugas pengamanan tak terelakkan. Massa mencoba menyerbu Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan yang melantik para kepala desa terpilih tapi massa dihadang petugas pengamanan.
Kericuhan beberapa saat terjadi tak melebar setelah sejumlah petugas Kepolisian meredam massa dan oknum petugas yang menghadang.
Warga yang protes mengecam tindakan Bupati dan meminta pelantikan terhadap Kepala Desa Pergoroan dibatalkan karena kecurangan yang terjadi saat pemilihan. Massa sudah sejak pagi melakukan orasi dan memadati pinggir jalan raya depan Gedung Bineka Perkasa Jaya.
“Kami tidak terima Bupati melantik Kepala Desa yang curang bersama Camat Bangun Purba yang sempat dinon aktifkan. Kami minta pemilihan ulang, ” ucap Sembiring salah seorang warga, Kamis 25/6/2026.
Warga meneriaki Bupati yang terpaksa dievakuasi Polisi dari serbuan massa, aksi saling dorong warga yang mayoritas perempuan berhadapan dengan Polwan Polresta Deli Serdang dan Satpol PP.
“Kami datang dari kampung kemari menuntut keadilan kepada Bupati Asri Ludin Tambunan tapi meski sudah panas- panasan tak ada perasaan Bupati, kami sangat kecewa, ” ucap Boru Barus salah seorang Pendemo.
Meski didemo massa, Bupati Tetap melakukan pelantikan 76 Kepala Desa hasil pemilihan yang sebelumnya sudah dilakukan serentak.( Wan)
EDITOR : Putra











