Harga Oli dan Sparepart S Motor di Kota Tebingtingi Naik

oleh
Aktivitas bengkel sepeda motor yang berada di jalan Thamrin, Kecamatan Tebingtinggi Kota. Minggu (24/05/2026)(Foto Dok : Martin Siagian).

POSMETRO MEDAN – Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat mulai berdampak pada kenaikan harga oli sepeda motor di kota Tebingtinggi. Sejumlah bengkel mengaku penjualan menurun karena pelanggan beralih mencari oli yang lebih murah.

Harga oli sepeda motor di sejumlah bengkel di kota Tebingtinggi mengalami kenaikan, salah satunya bengkel sepeda motor yang berada di daerah Jalan Thamrin, Kenaikan tersebut dipicu oleh melemahnya Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat yang pada produk impor serta distribusi oli dari sejumlah pabrikan.

Hasil pantauan jurnalis di lapangan, Minggu (24/05/2026) berbagai merek mengalami kenaikan harga mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 15.000 per kemasan, kondisi ini membuat sejumlah pemilik bengkel mengaku penjualan menurun karena pelanggan mulai mencari produk dengan harga lebih terjangkau.

Ahau (36) pemilik salah satu bengkel di kawasan jalan Thamrin, Kecamatan Tebingtinggi Kota saat ditemui jurnalis Minggu (24/5/2026), mengatakan hampir seluruh jenis oli mengalami kenaikan sekitar 10 persen. Menurutnya, merek oli seperti Shell, Enduro, MPX, Yamalube, hingga Federal mengalami penyesuaian harga sejak awal bulan lalu, bahkan harga sperpart juga mengalami kenaikan.

BACA JUGA..  Diduga Curi Aki Mobil, Seorang Pemuda Terkepung Warga

“Sebelumnya, harga oli dijual mulai Rp 45.000 hingga Rp 65.000. Namun kini, harga termurah berada di kisaran Rp 50.000 hingga Rp 55.000. Selain harga yang naik, stok oli di tingkat bengkel juga mulai dibatasi distributor, selain itu jumlah pasokan yang diterima saat ini lebih sedikit dibanding biasanya, dan penyaluran dilakukan secara bertahap”, ucapnya.

BACA JUGA..  Jambret HP,  Pria Berjaket Ojek Online Digebuki Warga

Lanjutnya, Ia memperkirakan kenaikan harga masih berpotensi terjadi pada bulan depan, terutama untuk merek oli dari pabrikan besar dan berharap harga oli kembali stabil agar daya beli masyarakat tidak terus menurun.

REPORTER  : Martin Siagian

EDITOR : Putra