Oknum Kabid di Dinas Kominfostan Deliserdang Diduga Tipu Rekanan Diperiksa Inspektorat

oleh

POSMETRO MEDAN – Kasus rekanan (pemborong) bernama Dharma Syahputra Purba alias Dedek Purba mengaku “ditipu” uang jutaan rupiah oleh oknum Kabid Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Deliserdang berinisial PT terus berlanjut.

Bahkan Bupati memerintahkan Inspektorat untuk memeriksa PT. Saat dikonfirmasi, Inspektur Kabupaten Deli Serdang Edwin Nasution mengatakan pihaknya sudah memanggil PT untuk dimintai keterangan dan dalam waktu dekat akan memanggil korban penipuan yang dimaksud.

“Ya, kami tindak lanjuti informasi yang beredar, PT sudah kami periksa dan kita harap, korban bisa datang saat kami panggil nanti untuk memberikan kesaksiannya. Apakah itu memang uang untuk pelicin mendapatkan kegiatan atau itu uang pinjam meminjam, kita perlu tau kebenarannya dari korban,” ucap Edwin dilansir Kamis(7/5/2026).

Sebelumnya, Dedek Purba yang diduga menjadi korban penipuan oleh oknum Kabid Kominfostan itu mengatakan ia sudah memberikan uang pelicin sebagai dp karena diminta oleh PT, ia kirim melalui transfer dan buktinya ada terkirim ke nomor rekening bersangkutan.

BACA JUGA..  Rekomendasi DPRD Tidak Diindahkan Pemkab, Lima Rumah Warga Dibongkar Paksa

” Sudah dikasi tapi Proyek yang dijanjikan tersebut hingga kini disebut tidak pernah terealisasi. Bahkan setelah dihubungi Kabid PT tersebut tidak merespon. Kan kurang ajar gitu, bukan nilainya tapi caranya itu yang tak pantas menyepelekan orang, kalau tak ada juga enggak masalah,” ucap Dedek dengan wajah kesal.

Dedek Purba berharap Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan memberikan sangsi tegas seperti pada pejabat lain yang melanggar etika ASN dengan mencopot Kabid tersebut karena telah menyalahgunakan kewenangannya dan memalukan Pemkab Deliserdang.

” Kegiatan (pekerjaan) masang-masang, cetak spanduk di Dinas Kominfostan yang biasa dikerjakan oleh anggota kita yang selama ini sebelum dia yang menjabat Kabid dibidang tersebut tidak ada permintaan uang, namun setelah dia diangkat menjadi Kabid ambil uang dengan janji kerjaan tersebut dilanjutkan oleh anggota saya, tidak dialihkan ke orang lain,” kata Dedek.

BACA JUGA..  Dukung Kampung Binaan Polres Langkat, Ketua PPK Sumbangkan Sepeda Gunung

Dedek Purba menceritakan, awalnya ia menolak permintaan uang yang dilakukan Kabid PT tersebut karena sebelumnya kegiatan kegiatan tidak ada memberikan uang, namun karena berbagai pertimbangan dan pihaknya memerlukan pekerjaan tersebut sehingga terpaksa mengirimkan uang tersebut melalui dana anggotanya.

“Setelah ditranfer ke rekening dana dia, kerjaannya sama orang lain, sehingga kami kecewa,” ungkapnya.

Saat disinggung bahwa Kabid Informasi dan Komunikasi Publik inisial PT tersebut merupakan orang dekat Bupati Deliserdang Asri Ludin karena satu alumni SMA dengan Bupati. Dedek Purba pun berharap sikap tegas Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan walaupun PT tersebut orang dekatnya. Tapi bukan berarti bisa bertindak semena -mena.

BACA JUGA..  Pemprovsu Kucurkan Rp443 Miliar Bagi Hasil Pajak Rokok, Bobby Nasution Tekankan Keseimbangan Belanja Daerah

“Ya kita berharap Bupati mengevaluasinya dengan menindaknya. Kami yakin dengan ketegasan Bapak Bupati Deliserdang dimana pejabat ketika ada menaikan harga sewaktu pasar murah sebesar bersubsidi kalau gak salah Rp 2.500 saja langsung dicopot, ini kita tunggu juga sikap tegas bapak Bupati. Supaya tidak ada lagi pejabat dilingkungan Pemkab Deliserdang yang seperti itu,” ucapnya

Kabid Informasi dan Komunikasi Publik inisial PT terkait dirinya meminta uang dengan janji pengerjaan proyek hingga merugikan pemborong jutaan rupiah belum memberikan klarifikasi saat dikonfirmasi via seluler.

Sedangkan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Sandra Dewi Situmorang ketika coba dikonfirmasi apakah permintaan uang pelicin untuk dapat proyek pembuatan spanduk dan pemasangan yang dilakukan anggotanya menyebutkan akan menanyakan dulu pada PT.

” Iya, saya tanyakan dulu sama yang bersangkutan,”ucap Kadis Kominfostan.( Wan)

EDITOR : Putra