Rekom Gaji Guru PPPK PW Dari APBD, Cipayung Plus Apresiasi, Dorong Pemkab Selaras Dengan DPRD DS

oleh
Mahasiswa Cipayung Plus saat Aksi dan menyerahkan tuntutan kepada Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri

POSMETRO MEDAN – Mahasiswa Cipayung Plus Deli Serdang berikan apresiasi rekomendasi dari DPRD Deliserdang, kepada Pemkab Deliserdang yang membela hak guru PPPK PW.

Seekaligus meminta Pemkab untuk mengalokasikan gaji 2341guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu (PW) sebesar Rp 2 juta dan ditambah insentif Rp 500 ribu dari APBD.

“Kami berterima kasih dan mengapresiasi Pimpinan dan Anggota DPRD Deli Serdang yang peduli terhadap nasib 2.341 guru PPPK Paruh Waktu. Kini kami mendorong agar Pemkab Deliserdang dapat memberikan respon yang selaras demi terciptanya kesejahteraan guru yang berkeadilan,” kata Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Deliserdang Fredy Dermawan, kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).

Fredy menyampaikan, apresiasi kepada Pimpinan DPRD Deli Serdang, Ketua Zakky Shahri SH, Wakil Ketua masing-masing Agustiawan Saragih SH, Kuzu Serasi Tarigan SE dan H. Hamdani Syahputra S.Sos. Selain itu, Ketua Komisi IV Rahman dan Anggota DPRD Indra Silaban SH serta yang lainnya mendorong terlaksananya Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan melahirkan sebuah rekomendasi yang dinilai berkeadilan bagi para guru PPPK PW.

BACA JUGA..  Wabup Langkat Buka Musda IV PMS, Edi Bahagia Sinuraya Terpilih Secara Aklamasi

Fredy mengaku, dirinya yang tergabung dalam kelompok Mahasiswa Cipayung Plus bersama Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Deliserdang Arief Perdiansyah, Ketua Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Deliserdang Hafizh Tampubolon menyebut langkah DPRD Deliserdang mengusulkan Rp 2 juta perbulan dan insentif Rp 500 ribu merupakan sebuah solusi tengah yang sangat patut diapresiasi.

Menurutnya, pemenuhan gaji pokok tersebut bukan sekadar angka, melainkan bentuk pengakuan negara terhadap pengabdian ribuan guru yang selama ini menjadi tulang punggung pendidikan di Deli Serdang.

“Kami melihat usulan angka Rp2,5 juta dari wakil rakyat di DPRD adalah bentuk kepekaan terhadap kondisi riil di lapangan. Kami sangat berharap Pemkab Deliserdang, melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dapat menyambut baik usulan ini dan memasukkannya sebagai prioritas utama dalam pembahasan anggaran,” ungkapnya.

“Sinergi yang harmonis antara eksekutif dan legislatif sangat kita butuhkan untuk menjawab harapan ribuan keluarga pendidik kita,” tambah Fredy.

Fredy menekankan pentingnya kejernihan dalam memahami struktur penganggaran agar selaras dengan regulasi nasional. Mengacu pada UU RI Nomor 20 Tahun 2023 dan berbagai instruksi kementerian terkait, kepastian penghasilan bagi ASN merupakan kewajiban yang harus diakomodasi oleh daerah.

BACA JUGA..  Pemkab Samosir Peringati Hari Otonomi Daerah XXX, Momentum Refleksi Pemekaran dan Kemandirian Daerah

“Kita perlu memastikan bahwa Gaji Pokok tetap menjadi komitmen mutlak APBD, sesuai dengan amanah Undang-undang. Hal ini penting agar tidak terjadi tumpang tindih persepsi dengan Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang bersumber dari Pemerintah Pusat. Kita ingin membangun sebuah sistem pendidikan yang sehat, di mana guru merasa dihargai melalui hak normatif yang jelas dan transparan,” ungkapnya.

Sementara, Ketua HIMMAH Deli Serdang, Hafizh Tampubolon meminta agar Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan memberikan atensi langsung terhadap proses ini. Ia meyakini bahwa keberpihakan pada guru akan menjadi cerminan dari visi kemajuan daerah.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Dengan memastikan gaji dan insentif guru PPPK Paruh Waktu terakomodasi di angka Rp2,5 juta, Bupati tidak hanya sekadar menjalankan administrasi, tetapi juga sedang membangun legacy positif. Kami berprasangka baik saja bahwa Bupati memiliki komitmen yang kuat untuk melihat kualitas pendidikan di Deli Serdang semakin unggul melalui kesejahteraan para pengajarnya,” ungkap Hafizh.

BACA JUGA..  Seribuan Warga Sambut Prananda Surya Paloh Reses Di Tanjung Morawa

Sedangkan, Ketua Umum IMM Deliserdang, Arief Perdiansyah, menegaskan bahwa Cipayung Plus akan terus berperan sebagai mitra kritis yang solutif. Aliansi berkomitmen untuk mengawal setiap tahapan pembahasan anggaran dengan mengedepankan dialog yang terbuka dan kekeluargaan.

“IMM bersama HMI dan HIMMAH akan terus menjalin koordinasi yang baik dengan Komisi IV DPRD dan dinas-dinas terkait. Fokus utama kami adalah memastikan usulan angka Rp2,5 juta tersebut dapat terwujud dalam dokumen APBD yang sah. Kami percaya dengan komunikasi yang baik dan transparansi anggaran, persoalan ini dapat diselesaikan dengan cara yang elegan demi masa depan Deliserdang yang lebih baik,” ujarnya.

Ketua HMI Fredy Dermawan, Ketua IMM Deli Serdang Arief Perdiansyah, Ketua HIMMAH Hafizh Tampubolon pun dalam kesempatannya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan dukungan moril kepada para guru PPPK Paruh Waktu.

“Aliansi berharap agar momentum pembahasan anggaran kali ini menjadi titik balik bagi perbaikan nasib tenaga pendidik di Kabupaten Deliserdang,” pungkas Fredy. (Wan)

EDITOR : Putra