Malam Hari Diangon, Ratusan Ternak Lembu Rusak Tanaman Sawit Baru Kebun PTPN IV Regional II Pagar Merbau

oleh
Lembu makan tanaman Sawit Kebun PTPN IV Regional II Pagar Merbau

POSMETRO MEDAN – PTPN IV Regional II, Kecamatan Pagar Merbau tampaknya kedepan akan mengalami kerugian dari hasil panen buah kelapa sawit yang tak maximal. Padahal biaya untuk repelanting pembibitan hingga penanaman sudah memakan modal biaya yang besar.

Pasalnya oknum pengamanan dan asisten kebun afdeling diduga sudah kongkow kongkow dengan peternak lembu dengan imbalan agar bisa mengangon lembu didalam kebun sawit yang masih baru di afdeling IV,V hingga VI Desa Pagar Merbau II dan kebun di arah desa Jati baru Kecamatan Pagar Merbau.

Para peternak dapat melepaskan ratusan ekor ternak lembunya di lahan sawit baru dengan usia tanam empat atau lima tahunan. Lembu juga tampak memakan daun pohon sawit dan rumput kacangan yang ditanam guna menjaga kelembapan dan kesuburan tanah disekitar tanaman pohon kelapa sawit.

Ternak Lembu di kebun sawit PTPN IV Regional II Tanjung Garbus Pagar Merbau ( TGPM) ini tentunya membawa dampak negatif pada tanaman sawit milik kebun plat merah tersebut. Beberapa dampak yang terjadi adalah kerusakan tanaman sawit baru dari daun yang dimakan hewan, tanah menjadi padat dan rumput kacangan yang akan mati diinjak injak hewan.

BACA JUGA..  KNPI Diminta Bupati Langkat Jadi Pemersatu Pemuda

” Harusnya memang ada larangan untuk lembu berkeliaran diangon pada kebut sawit kecil. Karena bisa rusak tanaman. Kalau sawit tinggi tak masalah,” ucap Paiman salah seorang karyawan panen. Kebun TGPM. Minggu,5/10/2025.

Menurut Paiman, kalau lembu lembu itu milik peternak bernama Taufik dilepasnya kalau malam hari diangon di sawitan kecil Afdeling IV Pagar Merbau II, kalau siang sampai malam juga di kebun sawit pasar 6, Pasar 9 arah Desa Jati Baru.

BACA JUGA..  ASN Langkat Didukung Bupati Lanjut Studi Pascasarjana di USU

” Lembu itu enggak ada kandangnya, dilepas di kebun sawit saja. Makanya rusak pohon sawit kebun ini. Gimana mau bagus hasil panennya,” ujar Paiman.

Sementara itu, Maneger Kebun PTPN II Region II TGPM, Marlon Pasaribu saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan menindak lanjuti hal ini.

” Memang tidak dibenarkan, dan informasi ini akan kami tindak lanjuti,” pungkas Maneger Kebun TGPM. ( Wan)

EDITOR : Rahmad