POSMETRO MEDAN – Keberadaan barak narkoba di depan Musholla Ar Ridho, Jalan Ikan Suratin, Kota Binjai, Sumatera Utara, hingga kini masih beroperasi meski sudah lama menjadi sorotan. Aktivitas peredaran barang haram itu terus berlangsung dan menimbulkan keresahan warga sekitar.
“Sudah berkali-kali kami laporkan, tapi barak itu tetap jalan seperti biasa. Warga kecewa karena seolah-olah aparat tutup mata,” ujar salah seorang warga, Minggu (21/9/2025).
Warga menilai keberadaan sarang narkoba persis di depan rumah ibadah merupakan penghinaan terhadap lingkungan sosial dan nilai-nilai keagamaan. “Kami ibadah terganggu, anak-anak juga terpapar pemandangan buruk setiap hari. Ini tidak bisa dibiarkan,” tambah warga lain.
Sebelumnya, camat setempat justru melontarkan pernyataan yang dinilai mengecewakan. Ia menyebut masalah itu adalah tanggung jawab polisi. “Salah penjual dan pembelinya bang. Kita serahkan saja sama polisi, karena memang tugas mereka,” kata camat Binjai Timur, Fajar Muflikh Lubis.
Kini masyarakat mendesak Kapolres Binjai dan bahkan BNN Sumut untuk segera turun tangan. Mereka menuntut langkah nyata berupa sterilisasi aktivitas peredaran narkoba dilokasi tersebut dan menangkap para pengedar yang masih bebas beroperasi.
“Kalau polisi setempat tidak mampu, kami minta Kapolda dan BNN Sumut yang turun langsung. Jangan sampai masyarakat menganggap aparat kalah dari bandar narkoba,” tegas warga dengan nada kecewa.
Hingga berita ini diturunkan, aktivitas di sekitar barak narkoba masih terlihat berjalan. Namun terjadi sedikit pergeseran titik tempat beroperasinya jual beli narkoba. Warga berharap aparat benar-benar serius menuntaskan masalah ini agar lingkungan kembali aman dan kegiatan keagamaan di Musholla Ar Ridho tidak terusik lagi.(dyka.p)
EDITOR : Rahmad


















