POSMETRO MEDAN – Kantor Kepala Desa Tanjung Garbus 2, Kecamatan Pagar Merbau dalam beberapa bulan terakhir sepi dari aktivitas. Pasalnya para Sekdes dan kaur Desa tampak enggan berlama lama di Kantor Desa, karena banyak wartawan dan LSM yang mencari cari Kepala Desa Arisandi.
Dari pantauan di Kantor Desa, hanya tampak seorang wanita pegawai yang menjaga. Ia mengatakan kalau Kepala Desa dan Kaur Desa lainnya jarang berlama lama di Kantor karena banyak yang mencari.
” Iya Pak Kades tidak ada dan Sekdes kalau datang sebentar cepat cepat pergi karena takut banyak yang nyari terutama wartawan dan LSm pasca masalah,” ungkap sumber di Kantor Desa. Senin, 24/2/2025.
Sumber yang di temui di sebuah warung tak jauh dari kantor Desa Tanjung Garbus 2 mengatakan kalau semenjak kasus dugaan korupsi anggaran desa, Pak Kepala Desa hampir samasekali tidak pernah nampak batang hidungnya.
” Kalau cerita dari Kaur dan orang dekat Pak Kades, ia lagi sibuk mencari utangan buat bayar kerugian uang anggaran desa yang diduga dikorupsinya. Makanya ia tak berani ngantor takut jumpa wartawan atau LSM,” ujar salah seorang Warga Desa Tanjung Garbus 2.
Cerita tentang Kades, Bendahara dan sejumlah Kaur desa diperiksa Kejaksaan karena dugaan Korupsi Anggaran desa saat ini menjadi perbincangan di Kalangan Masyarakat. Bahkan mayoritas warga berharap agar Kades diberikan hukuman atas perbuatannya bila terbukti melakukan Korupsi.
Warga merasa malu dengan kelakukan Kepala Desa mereka yang kabarnya tukang main perempuan dan sudah menikah ke tiga kalinya.
” Haduh malu kali kami sebagian warga, udah diperiksa terkait dugaan korupsi, ini kabarnya lagi di media sudah punya istri tiga, gimana kita mengayomi pemerintah seperti itu. Dan desa ini tidak akan maju punya Kepala Desa seperti itu tabiatnya,” ungkap Warga.
Sebelumnya, Kepala Desa Arisandi diperiksa oleh Kejaksaan Negeri Deli Serdang atas dugaan korupsi Anggaran Desa tahun 2024 diantaranya terkait Pengelolaan Ketahanan Pangan dan Pembangunan Infrastruktur yang ditaksir merugikan Negara hampir Rp 500 juta.
Tak hanya Kepala Desa, sejumlah perangkat desa Tanjung Garbus 2 juga turut di periksa Kejaksaan Negeri Deli Serdang terkait pengelolaan anggaran Desa tahun 2023 dan Tahun 2024.
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Deli Serdang Boy Amali SH mengatakan kalau Kepala Desa dan sejumlah Kaur sudah dimintai keteranga.
” Ya, sudah dimintai keterangan dan saat ini kasus masih dalam pengusutan. Tunggu saja perkembangannya,” ungkap Kasi Intel Boy Amali SH.
Sementara itu, informasi berkembang bahwa Kepala Desa Arisandi sudah meminta bantuan sejumlah teman temannya yang punya koneksi di Inspektorat dan Kejaksaan untuk memberikan keringanan agar kasusnya tidak naik. Dengan upaya mencari uang untuk mengembalikan kerugian Negara yang dipakainya buat kepentingan pribadi. ( Wan)
EDITOR : Rahmad












