Remaja Tewas Tabrak Tiang

oleh
oleh
Lokasi remaja tewas usai menabrak tiang.

posmetromedan.com – Seorang remaja berinisial HPM (17) warga Jalan Gaperta Ujung, Kelurahan Tanjung Gusta, Medan Helvetia tewas akibat menabrak tiang saat berusaha menghindari kejarang kelompok geng motor (Gemot).

Korban tewas hari ini, Kamis 22 Agustus setelah 3 hari menjalani peratawan di RSU Hermina Medan sejak 19 Agustus lalu. Hal itu dibenarkan Kanit Lantas Polsek Sunggal, Iptu Andrea Nasution.

Disebutkan, sesaat sebelum kejadian, korban dibonceng temannya berinisial RAF (20). Sekira pukul 03.00 WIB, korban terlibat kejar-kejaran dengan geng motor.

BACA JUGA..  Sungai Sei Belawan Rengut Nyawa Remaja

Dalam upaya menyelamatkan diri tersebut, RAF memacu motornya sekencang mungkin hingga akhirnya menabrak tiang listrik. Nahas, korban yang berada di boncengan terpelanting dan mengalami sejumlah luka di bagian tubuhnya. Sedangkan rekannya berhasil meloloskan diri dari kejaran geng motor.

Waktu kejadian, korban yang dibonceng datang dari arah Sei Sei Sikambing menuju Ringroad dengan kecepatan tinggi menggunakan sepeda motor Honda BK 5191 AKH.

BACA JUGA..  Kabur Dua Bulan, Begal Sadis Ditembak Jatanras Poldasu

Di lokasi, RAF tidak bisa mengendalikan sepeda motornya sampai akhirnya menabrak tiang listrik di pinggir Jalan Sunggal, Kelurahan Tanjungrejo, Medan Sunggal.

Akibat kejadian ini korban luka berat dan akhirnya meninggal dunia setelah dirawat. Sementara RAF menderita luka pada bagian kaki, kepala dan tangan memar serta luka lecet.

Iptu Andrea Nasution mengatakan, Polisi masih terus menyelidiki kasus ini, termasuk dugaan kejar-kejaran sesama geng motor yang mengakibatkan korban kecelakaan lalu tewas.

BACA JUGA..  Tempat Loundry Terbakar, Dua Orang Luka

Berdasarkan hasil pemeriksaan rekan korban, awalnya mereka bersinggungan dengan sesama kelompok bermotor. Korban sekitar 5 kendaraan bersama temannya dan kelompok lain 3 kendaraan. Diduga korban sempat nyaris disabet menggunakan senjata tajam.

“Kita sudah menangani kasus ini dan sudah memintai keterangan saksi. Jadi terkait sabetan senjata tajam, nanti kita selidiki juga bersama Reskrim.(bbs)