posmetromedan.com – Setelah 11 hari lamanya berjuang melawan maut pasca mobil Toyota Rush yang ditumpanginya bersama suami dan 5 anaknya ditabrak kereta api, Herawati Manurung (51) akhirnya menghembuskan nafas terakhir.
Dengan meninggal dunianya Herawati, jumlah korban menjadi tujuh orang. Diketahui, suami dan lima anak Herawati tewas di lokasi kejadian dalam kecelakaan maut pada 21 Juli lalu.
Kenyataan ini tentunya menambah luka mendalam bagi Setya Manullang, bungsu pasangan Ramses Manullang dan Herawati Manurung. Ibu enam anak ini dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (1/8/2027).
Setya Manullang baru duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Namun ia harus dipaksa menerima kenyataan pahit bahwa keluarganya, semuanya tewas dalam kecelakaan lalu lintas.
Kabar tewasnya Herawati dibenarkan tetangga korban, yakni Edward Manik. Ia menyebut, korban meninggal pada Senin pukul 06:30 WIB. “Iya, meninggal sekitar 06:30 WIB pagi tadi. Jenazah masih di jalan. Dia mengalami luka parah,” kata Edward Manik, Kamis (1/8/2024).
Edward menjelaskan, jenazah Herawati akan disemayamkan ke rumah duka, lalu akan dimakamkan di Desa Huta Gurgur Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan.(tbn)












