POSMETROMEDAN.com – Suasana histeris dan panik dialami ribuan wisatawan yang memadati pemandian air Sembahe, saat banjir bandang tiba-tiba menerjang sepanjang aliran sungai, Minggu (30/4/23) kemarin.
Dari video yang tersebar diberbagai media sosial atau grup WhattsApp, kondisi mencekam dirasakan seluruh pengunjung wisata yang terletak di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.
Walau arus terjangan banjir bandang sangat mengerikan, patut disukuri dalam bencana alam tersebut tidak ada korban.
Hal itu dijelaskan Drs.Amos Karo – Karo, selaku kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD) Kabupaten Deliserdang, kepada wartawan.
Dijelaskan Amos, katanya, dalam musibah alam itu hanya menghanyutkan satu unit mobil minibus merk Avanza berwarna putih milik Hotman Sitompul.
“Berhati – hati lah saat berlibur ke lokasi /objek wisata Permandian, sebab sewaktu – waktu kan terjadi banjir bandang, yang tidak kita ketahui, sebab itu adalah rahasia alam,” ujar Amos, serta menambahkan kerugian pengelola wisata Permandian Simbahe ditaksir berkisar ratusan juta rupiah.
Salah satu saksi mata di lokasi, Tuti (38) warga Kota Binjai, mengatakan, sebelum banjir datang para wisatawan menikmati panorama aliran air Sungai Simbahe.
“Tidak lama kemudian, seorang petugas penjaga wisata Permandian Simbahe itu yang melihat kondisi air tiba tiba menjadi keruh dan bercampur lumpur, lalu meniupkan peluit panjang sambil berteriak agar seluruh wisatawan naik dan menjauh dari air. Tetapi ada beberapa orang yang tidak mengindahkan seruan itu dan memilih tetap di gubuk – gubuk pinggiran aliran sungai Simbahe. Untunglah mereka tidak apa – apa bang,” tutur Tuti. (*)
Reporter: Demson Tambunan/Erwin Sitorus
Editor: Maranatha Tobing












