POSMETROMEDAN.com – Sampah menumpuk di Sungai Baungan (Istana) yang berada persis di Kelurahan Simpang Tiga Pekan dengan Desa Kota Galuh Kecamatan Perbaungan.
Selain itu, tumpukan sampah ini juga menimbulkan aroma yang tak sedap dan mencemari aliran sungai.
Pantauan POSMETROMEDAN.com di lokasi, Jumat (5/3), tumpukan sampah rumah tangga dari berbagai jenis ini pun mengotori sungai baungan (Istana) yang menjadi icon sejarah Kota Perbaungan.
Bahkan, Sungai Baungan ini juga digunakan warga sekitar untuk mencuci pakaian dan keperluan rumah tangga lainnya.
Tumpukan sampah ini pun disesalkan oleh Syaiful (43) warga Dusun II Jambur Pulau, Kecamatan Perbaungan, seorang mantan pekerja petugas kebersihan di sungai tersebut.
Dikatakan Syaiful, sungai baungan (Istana) sudah menjadi tempat langganan sampah warga yang tidak bertanggung jawab membuang sampah di sungai ini.
“Sungai ini sudah menjadi langganan tempat sampah, karena kurangnya kesadaran dan kepedulian warga yang membuang sampah disungai ini,” katanya.
Menurut Syaiful, selama 2 tahun bekerja membersihkan sampah disungai ini dirinya selalu mengontrol sampah disepanjang sungai dan membersihkannya sehari 2 kali (pagi dan sore).
“Dulunya, sampah di sungai ini saya bersihkan selalu mengunakan tangguk sampah, setelah itu saya angkut menggunakan betor VIAR ke TPA yang berada di Desa Ujung Rambung,” sebutnya.
Namun sejak tidak adanya petugas kebersihan, sungai ini pun tak terurus dan menjadi tempat sampah.
“Kotor dan menimbulkan aroma tak sedap,” bilangnya.
Syaiful pun berharap kepada pihak terkait Pemkab Sergai agar segera dapat memperhatikan Sungai Baungan (Istana) ini yang menjadi icon sejarah Kota Perbaungan.(sur)












