example bannerexample bannerexample banner

Warga Binjai Desak Tower Telekomunikasi di Jalan Jambi Dibongkar, Walikota Diminta Pro Rakyat

oleh

POSMETRO MEDAN – Keberadaan menara telekomunikasi di Jalan Jambi, Lingkungan V, Kota Binjai, Sumatera Utara, menuai protes keras warga.

Masyarakat mendesak agar tower tersebut segera dibongkar karena dinilai menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan warga yang bermukim di sekitarnya.

Warga mengaku kerap melihat kilatan dan percikan api di sekitar menara ketika hujan disertai petir, kondisi itu membuat mereka khawatir akan potensi bahaya yang dapat mengancam penduduk permukiman.

BACA JUGA..  GrabAds Ungkap Masyarakat Kini Makin Eksploratif Pilih Produk F&B, Brand Perlu Menangkan Top of Mind dan Top of Cart
example banner

“Setiap hujan turun disertai petir, kami merasa khawatir karena terlihat kilatan dan percikan api di sekitar tower. Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi sesuatu yang membahayakan warga, kami berharap pemerintah segera turun tangan,” ungkap salah satu warga. Senin, (12/10/2026).

Selain itu, warga mengeluhkan sejumlah peralatan elektronik di rumah mereka yang disebut kerap mengalami kerusakan secara tiba-tiba.

BACA JUGA..  Ranperda Sistem Kesehatan Medan, Fraksi PKS Ingatkan Harus Permudah Akses Layanan Masyarakat

Warga mengaku tidak ingin lagi bernegosiasi dan meminta persoalan tersebut segera mendapat penyelesaian.

example bannerexample banner

Mereka mendesak Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, agar merespons keluhan masyarakat serta meminta perusahaan pemilik menara memberikan kepastian terkait pembongkaran menara tersebut.

“Kami meminta agar persoalan ini jangan dibiarkan berlarut-larut, tower itu terbukti membahayakan, kami berharap segera dibongkar, kselamatan warga harus menjadi perhatian utama,” tegas warga lainnya.

BACA JUGA..  Kecelakaan Tunggal di Tol, Sopir & Kernet Truk Dilarikan ke RS

Menurut warga, tuntutan tersebut disampaikan karena mereka menginginkan rasa aman di lingkungan tempat tinggalnya. Mereka berharap pemerintah tidak hanya menerima pengaduan, tetapi juga mengambil langkah konkret untuk memastikan menara tersebut tidak lagi beroperasi.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, pihak perusahaan pemilik menara telekomunikasi belum memberikan tanggapan terkait protes dan tuntutan warga tersebut.(dyka.p)

EDITOR : Putra