POSMETRO MEDAN – Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, memimpin langsung upacara perubahan nomenklatur Polres Tanah Karo menjadi Polres Karo di Lapangan Apel Mapolres Karo, Kabanjahe, Rabu (8/4/2026). Perubahan nama ini menjadi tonggak penting dalam penguatan identitas kelembagaan Polri di Kabupaten Karo.
Kedatangan Kapolda Sumut disambut Bupati Karo Antonius Ginting bersama unsur Forkopimda, jajaran OPD, tokoh masyarakat, dan pejabat utama kepolisian. Kehadiran pemerintah daerah dalam acara tersebut menunjukkan dukungan kuat terhadap penguatan institusi kepolisian di wilayah Karo.
Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa perubahan nomenklatur bukan sekadar pergantian nama, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, Polres Karo harus mampu menjawab tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin kompleks.
“Perubahan nomenklatur ini merupakan langkah maju bagi Polres Karo dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap Polres Karo dapat terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Whisnu.
Ia menekankan, perubahan identitas kelembagaan harus dibarengi dengan perubahan pola pikir, budaya kerja, serta komitmen pelayanan yang lebih cepat, humanis, dan transparan. Dengan nama baru, Polres Karo diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum secara presisi.
Secara administratif, perubahan nama ini juga dinilai penting untuk mempertegas posisi kepolisian sebagai representasi negara yang lebih dekat dengan masyarakat. Selain itu, penyesuaian nomenklatur dinilai dapat mendukung efektivitas konsolidasi organisasi dan pelayanan publik.
Kabupaten Karo sendiri memiliki karakter wilayah yang dinamis, baik dari sisi geografis, sosial, maupun mobilitas masyarakat. Sebagai salah satu daerah tujuan wisata utama di Sumatera Utara, Karo membutuhkan dukungan pengamanan yang kuat dan responsif.
Dalam beberapa waktu terakhir, wilayah Karo juga menjadi perhatian dalam berbagai agenda pengamanan, termasuk Operasi Ketupat Toba 2026. Karena itu, perubahan nomenklatur ini diharapkan menjadi semangat baru bagi seluruh jajaran Polres Karo untuk meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan resmi digunakannya nama Polres Karo, Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan menghadirkan institusi kepolisian yang semakin dekat, tanggap, dan dipercaya masyarakat.
EDITOR: Putra












