POSMETRO MEDAN – Seorang pemuda bernama Pebri (20), warga Jalan Udang, Kelurahan Pekan Labuhan, tewas setelah terkena tembakan senapan angin dalam bentrokan maut yang pecah pada Senin dini hari (16/2). Bentrokan terjadi atas adanya tawuran kawasan Medan Belawan
Informasi menyebutkan, peristiwa ini bermula saat korban bersama kelompok rekan-rekannya bergerak menuju kawasan Kampung Kolam, Kelurahan Belawan Bahagia.
Diduga kuat, lokasi tersebut diduga merupakan area peredaran narkotika di kawasan Pajak Baru.
“Korban dan teman-temannya pergi ke Belawan untuk menyerang kelompok pemuda di sana,” ujar Jamilah (50), salah seorang warga setempat.
Akan tetapi, sebelum sempat melancarkan serangan, Pebri justru menjadi sasaran tembak. Sebutir peluru senapan angin bersarang di tubuhnya, membuatnya langsung ambruk di lokasi kejadian.
Rekan-rekan korban yang melihat hal tersebut sempat membawa Pebri ke rumah sakit terdekat, namun takdir berkata lain, nyawa pemuda tersebut tidak tertolong sebelum sempat mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, Sopiyah (65) yang merupakan nenek Pebri merasakan duka mendalam.
Selama ini, Pebri tinggal dan dibesarkan oleh neneknya lantaran sang ibu tengah mengadu nasib sebagai Pekerja Rumah Tangga (PRT) di Malaysia.
Kepada wartawan, Sopiyah menceritakan bahwa jenazah cucunya diantarkan menggunakan ambulans ke rumah duka pada malam kejadian.
“Kawan-kawannya bilang dia tewas ditembak di Kampung Kolam,” ungkapnya dengan nada lirih.
Oleh sebab itu, keluarga korban menuntut keadilan. Pihak keluarga telah membuat laporan pengaduan ke Polres Pelabuhan Belawan. Mereka berharap pihak kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus penembakan ini.
“Kami berharap petugas segera menangkap pelaku penembakan. Jangan sampai ada korban jiwa lagi akibat pertikaian seperti ini,” harap keluarga dan warga sekitar.
Kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kasus tersebut dan meredam potensi bentrok susulan di wilayah tersebut.
Editor : Oki Budiman











