POSMETRO MEDAN – Pesawat ATR 42-500 jatuh di kawasan utara Puncak Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan.
Kejadian ini dikuatkan ditemukannya puing- puing pesawat oleh Tim SAR gabungan. Puing-puing yang ditemukan meliputi bagian badan hingga ekor pesawat.
Dari foto terlihat serpihan jendela pesawat dalam kondisi hancur dan berserakan di lokasi. Pada beberapa bagian, bentuk jendela masih tampak meski telah penyok akibat benturan.
Selain itu, tim juga menemukan kain yang diduga pakaian berwarna abu-abu tersangkut di ranting dan bebatuan. Pada kain tersebut terlihat lambang garuda. Temuan lainnya berupa serpihan badan pesawat berwarna cokelat keemasan yang diduga merupakan bagian ekor pesawat.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan penemuan dilakukan pada Minggu pagi setelah adanya laporan dari kru helikopter yang melakukan pemantauan udara.
“Pada pukul 07.46 Wita, kami diinformasikan kru heli melihat serpihan kecil berupa window pesawat. Selanjutnya pada pukul 07.49 Wita ditemukan serpihan besar yang dicurigai sebagai badan dan ekor pesawat di bagian lereng,” ujar Sultan.
Usai menerima informasi tersebut, Basarnas langsung memberangkatkan tim dari Advance Joint Unit (AJU) menuju lokasi temuan. Sultan menyebut medan menuju badan pesawat cukup terjal sehingga membutuhkan kehati-hatian dalam proses evakuasi dan penyisiran lanjutan. (bbs)












