Pesawat Jatuh, 15 Orang Tewas

oleh
oleh
Ilustrasi.

 

POSMETRO MEDAN – Pesawat bermesin ganda yang membawa 15 orang, termasuk seorang anggota DPR jatuh di daerah pegunungan dekat perbatasan Venezuela. Seluruhnya tewas.

Pesawat tersebut lepas landas dari kota perbatasan Kolombia, Cucuta, dan kehilangan kontak dengan menara pengontrol lalu lintas udara sesaat sebelum dijadwalkan mendarat di Ocana sekitar Rabu (28/1/2206) siang waktu setempat.

BACA JUGA..  Inggris Tutup Ratusan Sekolah

Dilansir kantor berita AFP, Kamis (29/1/2026), ada 13 penumpang dan dua awak pesawat di dalam penerbangan tersebut, yang dijadwalkan memakan waktu 23 menit. Penerbangan itu dioperasikan oleh maskapai penerbangan negara Kolombia, Satena.

“Tidak ada yang selamat,” kata seorang pejabat dari otoritas penerbangan kepada AFP. Penyebab kecelakaan belum diketahui secara pasti.

BACA JUGA..  Gempa Dahsyat Venezuela, Bocah Selamat 3 Hari Tertimbun

Pemerintah mengerahkan Angkatan Udara untuk melakukan pencarian di daerah tersebut, yang merupakan wilayah pegunungan Andes bagian timur yang terjal dan tertutup pepohonan lebat, dengan cuaca yang sangat berubah-ubah.

Sebagian besar wilayah pedesaan di sekitarnya dikuasai oleh kelompok gerilyawan terbesar Kolombia, Tentara Pembebasan Nasional, yang lebih dikenal dengan akronim Spanyolnya, ELN.

BACA JUGA..  Gempa Dahsyat Venezuela, Bocah Selamat 3 Hari Tertimbun

Sejauh ini, tujuh jenazah telah ditemukan, menurut Gubernur Negara Bagian Santander Utara, William Villamizar, yang berbicara kepada majalah berita lokal, Semana.

Seorang anggota parlemen Kolombia dan seorang calon anggota parlemen berada di dalam pesawat tersebut.(dtk)