Lapor !!!! Proyek Rehab Toilet Sekolah Senilai Rp 314 Juta di Bangun Purba Terbengkalai

oleh
Proyek Rehap Toilet SD 105399 Kulasar, Bangun Purba

POSMETRO MEDAN – Diduga kerja tidak profesional, CV Ronatama tinggalkan proyek rehab toilet di delapan lokasi dengan nilai pekerjaan Rp314 juta, akibatnya sarana toilet tersebut tak bisa terpakai, para murid terpaksa harus ke sungai kalau hendak buang air, Senin (5/1/2026).

Ketika ditelusuri, kelokasi rehabilitasi toilet di sekolah SD Negeri 105399 Kulasar, Dusun 7 Dagang Buluh Desa Mabar, Kecamatan Bangun Purba, terlihat plang proyek terpampang yang terbuat dari bahan plastik dengan tertulis nomor kontrak 602.2/35.9.1/SPK-PLK/PPBG/DCKTR-DS/2025 tertanggal 19 Setember 2025. Dikerjakan CV Ronatama.

Disebutkan di plang proyek itu, rehabilitasi toilet itu merupakan program penataan bangunan gedung. Dengan kegiatan penyelenggaran bangunan gedung di wilayah daerah Kabupaten Deliserdang, dengan sub kegiatan pengubahsuaian bangunan gedung untuk kepentingan strategi daerah Kabupaten Deliserdang. Massa pekerjaan 75 hari kalender.

Disebutkan ke delapan lokasi tersebut antara lain, SDN 104286 Bandar Meriah, SDN 101996 Batu Rata, SMPN 3 Satu Atap Batu Rata, SDN 105398 Dua Bahgerpang, SDN 105399 Kulasar, SDN 106856 Bah Balua, SDN 101993 Suka Luwei, SDN 108151 Bah Perak.

BACA JUGA..  Peringati Hardiknas 2026, Bobby Nasution Minta Kenaikan Gaji Guru Tiap Tahun

Namun, ketika didatangi kelokasi pekerjaan bangunan toilet belum selesai dikerjakan namun sudah ditinggal para pekerjannya. Menurut S Saragih yang merupakan warga yang ditemui dilokasi, mengatakan pada bulan Desember 2025 lalu masih terlihat sejumlah pekerja bangunan mengerjakan toilet tersebut, tetapi saat libur tahun baru para pekerja bangunan tak datang kembali mengerjakan pekerjaanya.

Terlihat bangunan rehabilitasi toilet itu terbengkalai dimana tiga bilik WC belum terpasang daun pintu, belum punya kran air, tandon air belum berisi air. Bangian atap masih memakai seng yang lama dan belum dipasang asbes dan bagian dinding tidak dicat seluruhnya.

BACA JUGA..  Dorong Tertib Administrasi Pendirian Bangunan, Pemkab Samosir Gelar Sosialisasi PBG

“Apakah memang sampai disini rehab toiletnya atau memang ditinggal begitu saja dengan kondisi toilet tak bisa dipakai,”sebut S Saragih.

Disebutkan pria yang berdomisili tak jauh dari lokasi rehabitasi itu, akibat bangunan toilet belum selesai dikerjakan para pelajar harus ke sungai kalau mau buang air kecil.” Kesungailah murid murid SD kalau buang air kecil,”jelasnya.

Sementara itu, Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Kab Deliserdang, Rahmadsyah berulang kali dihubungi belum memberi respon.(Wan)

EDITTOR : Putra